Sia-Sia…

by -

Manchester City harus menerima hasil imbang saat menjamu Tottenham Hotspur di Etihad Stadium, dini hari kemarin. Manajer City Pep Guardiola pun mengakui permainan timnya yang kurang maksimal.

Menghadapi Spurs, The Citizens membuang keunggulan. Namun, City tampil jauh lebih baik daripada saat diperma­lukan Everton pada akhir pekan lalu. Mereka tampil men­dominasi dari awal sampai akhir laga dan menciptakan banyak peluang.

Setelah babak pertama berakhir tanpa gol, City membuka skor lewat gol Leroy Sane pada menit 49. Kevin De Bruyne mengganda­kan keunggulan tim tuan rumah pada menit 54.

Namun, Spurs tak gentar. Gol Dele Alli pada menit 58 memperke­cil ketertinggalan mereka sebelum Son Heung-min mencetak gol penyama pada menit 78.

Baca Juga  Hadapi Persiba, Persib Waspada

Sementara itu, keputusan kontroversial wasit Andre Marriner me­warnai hasil imbang 2-2 antara City dan Tottenham Hotspur. Namun, Pep Guardiola tak menyalahkan Marriner atas kegagalan timnya meraih kemenangan.

City sebenarnya unggul dua gol lebih dulu. Tim tuan rumah me­mimpin berkat gol-gol Leroy Sane dan Kevin De Bruyne. Spurs ke­mudian mampu memperkecil ketertinggalan melalui gol Dele Alli.

City sebenarnya memiliki peluang bagus untuk kembali menjauh saat Raheem Sterling lolos ke wilayah pertahanan Spurs dan memenangi duel sprint melawan Kyle Walker. Namun sebelum menembak, Sterling didorong dari belakang oleh Walker sehingga kehilangan keseimbangan. Meski tak sampai jatuh, Sterling tak bisa menembak dengan sempurna dan bola dengan mudah ditangkap Hugo Lloris.

Baca Juga  Menuju Puncak!

Jika kejadian itu dianggap pelanggaran, City akan menda­patkan hadiah penalti dan Walker bisa saja dikartu merah. Namun, Marriner memilih tak meniup peluitnya dan membiarkan permainan terus berjalan. Tak berselang lama Spurs menyamakan skor lewat gol Son Heung-min.

Usai pertandingan, Walker mengakui dirinya me­mang mendorong Sterling. Namun Guardiola tak mau menyalahkan Marriner karena luput memberi­kan penalti untuk timnya.

”Itu bukan masalah. Kami punya argumen yang sama saat me­lawan Chelsea. Tetapi kami kalah karena kami menyia-nyiakan banyak peluang,” kata Guardiola.

Menurut Guardiola, City sudah tampil sangat baik. Hanya saja kebiasaan buang-buang peluang yang kembali terulang membuat The Citizens kembali gagal menang.

”Kami bermain luar biasa. Ini adalah pertandingan deja vu. Sama halnya saat melawan Chelsea, kami mencipta­kan banyak peluang tapi juga membuang banyak pelu­ang,” sambungnya.

Baca Juga  Tunda Pensiun, Robben Ingin Bela Timnas

Sementara itu, hasil imbang menempatkan City di peringkat kelima klasemen dengan perolehan 43 poin dari 22 pertandingan atau berjarak sembilan poin dari Chel­sea yang berada di puncak.

(dtk/er/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published.