DPRD: Pemkot Sukabumi Harus Benahi Aset

by -

METROPOLITAN – Meskipun Kota Sukabumi sudah dua kali mendapat predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), tetap masih memiliki persoalan terkait aset. Oleh karena itu, Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sukabumi mendorong pemerintah kota membenahi pengelolaan aset.

Ketua Komisi I DPRD Kota Sukabumi Faisal Anwar Bagindo mengaku sudah berkoordinasi dengan pejabat teras di lingkungan Pemkot Sukabumi meny­angkut pengelolaan aset daerah. “Kami beberapa kali sidak ke gudang aset untuk melihat sejauh mana kinerja peng­elolaan aset,” katanya.

Dari hasil sidak, sambung dia, masih ada beberapa OPD yang meminta in­ventarisasi aset diselesaikan dengan cepat, tapi tak dibarengi data yang belum valid. “Tentunya ini jadi kesulitan. Ini jadi permasalahan karena bisa jadi banyak aset daerah yang belum terin­ventarisasi,” imbuhnya. Faisal pun mendorong semua OPD menginven­tarisasi aset di masing-masing lingkungan kerja mereka. Sehingga nantinya entry data aset bisa lebih dipercepat.

Baca Juga  Gembok Cinta Jadi Lokasi Favorit Selfie

Sementara itu, Kepala Sub Bidang Inventarisasi Aset Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Chandra mengatakan, hasil audit BPK 2015 lalu, nilai aset bergerak dan tak bergerak milik Pemkot Sukabumi mencapai se­kitar Rp1,8 triliun.

“Nilai itu belum dikurangi dengan harga penyusutan. Kalau dengan peny­usutan, nilai aset pemkot sekitar Rp1,1 triliun,” jelas Chandra.

Penyusutan nilai aset, dia mengakui untuk menilai kewajaran. Artinya, barang yang dibeli tahun ini setiap tahun ni­lainya pasti menyusut. ”Dalam penca­tatan inventarisasi aset itu nilai buku barang jadi menurun untuk menilai tingkat kewajarannya,” imbuhnya.

Sedangkan nilai aset Pemkot Suka­bumi pada 2016 saat ini masih tahap penghitungan auditor Badan Peme­riksa Keuangan. Tapi Chandra memas­tikan setiap tahun nilai aset berubah.

Baca Juga  Bupati Jabarkan Agenda Prioritas

(suk/er/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published.