Geruduk Pendopo, GMNI Protes Marwan-Adjo

by -

METROPOLITAN – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Maha­siswa Nasional Indonesia (GMNI) mela­kukan aksi demo di Gedung Pendopo Jalan A Yani, Kota Sukabumi. Aksi terse­but terkait Sukabumi Marwan Hamami dan Wakil Bupati Sukabumi Adjo Sard­jono yang dinilai tidak berjalan baik.

Ketua GMNI Dewek Sapta mengatakan, Sukabumi harus lebih baik untuk mewu­judkan masyarakat yang religius dan mandiri. “Beberapa tuntutan kami di antaranya bagaimana reforma agraria sejati bisa dilaksanakan Marwan Ha­mami, lalu persoalan infrastruktur, pen­didikan, kesehatan, pekerjaan serta rumah tidak layak harus segera disele­saikan,” ujarnya.

Selain itu, dia meminta Pemerintah Ka­bupaten (Pemkab) Sukabumi berpihak pada kaum tani dan kaum buruh. “Kami juga meminta kesejahteraan yang men­jadi salah satu indikator bahwa Suka­bumi yang mandiri tercapai dan kami meminta pemerintah agar pro terhadap kaum petani,” sambungnya.

Sementara itu, asisten daerah I Suka­bumi AA Wasith mengatakan, pusat pe­layanan Pemkab Sukabumi berada di Pelabuhanratu, jadi tidak tepat jika datang ke Pendopo di Jalan Ahmad Yani. “Ini gedung negara yang digunakan untuk kegiatan tertentu selevel provinsi pusat atau kegiatan penting,” katanya.

Yang kedua, lanjut Wasith, secara formal penyelenggaran pemerintah diformula­sikan dalam dokumen perencana pembangunan jangka menengah daerah yang tertuang dalam Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2016.

“Setiap tahun kami tentu berkewajiban menyampaikan LPPD, LKPj dan sebagai­nya dan kita sedang berproses. Nanti bisa dilihat selesai penyusunan,” jelasnya.

(fjr/ris/er/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *