Heri Ortega Galang Dukungan Di Hari Libur

by -

Heri Rahmawanto Ortega atau akrab disapa Heri Ortega terus menggalang dukungan demi menyukseskan dirinya maju pada Pemilihan Bupati (Pilbup) Bogor 2018 mendatang, melalui jalur perseorangan. Namun, lantaran masih berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS), dirinya memilih hari libur untuk terlibat secara langsung agar tidak menyalahi aturan.

“SAYA tahu posisi saya masih sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), makanya peng­galangan dukungan yang me­libatkan saya secara langsung pasti dilakukan pada Sabtu, Minggu dan waktu libur,” kata Heri Ortega kepada Metropolitan, kemarin.

Dengan begitu, sambungnya, pekerjaan sebagai abdi negara tidak terganggu dan pelayanan tetap ber­jalan. Selebihnya, kata dia, pengga­langan dilakukan oleh tim yang sudah dibentuknya. Saat ini Heri Ortega me­miliki puluhan relawan dan pendukung yang selalu mem-backup-nya dalam mengumpulkan dukungan di masy­arakat.

Baca Juga  Berangkat Umrah Duluan, Bayar Belakangan

“Kalau pun waktu itu terlihat di jam kerja saya sedang cuti tahunan, bukan dalam keadaan bertugas. Jadi boleh saja karena itu merupakan hak saya. Intinya saya tetap mengutamakan pekerjaan dan absensi saya di kantor full,” terangnya.

Rencananya, Heri Ortega akan men­gundurkan diri dari jabatannya sebagai PNS menjelang pendaftaran resmi bak­al calon. Dirinya yakin dengan waktu yang tersisa saat ini mampu memenuhi persyaratan minimal dukungan.

“Tim terus bergerak dan merekap jum­lah dukungan. Kami optimis lolos veri­fikasi karena masyarakat juga antusias,” tandas Heri Ortega.

Sekadar informasi, calon perseorang­an yang ingin maju di Pilbup Bogor 2018 harus mengumpulkan minimal dukungan suara sebanyak 215.731 dan tersebar di lebih 50 persen jumlah kecamatan yang ada. Calon perseorangan sudah bisa mengambil formulir dukungan dan meng­galang suara dari sekarang.

Baca Juga  Menurut BMKG Hari Ini: Berawan dan Berpotensi Hujan Ringan

“Jadi formulir dukungan diserahkan sekitar November, kalau lolos lanjut ke pendaftaran bakal calon resmi bersama partai sekitar Februari 2018. Untuk yang PNS harus sudah mengundurkan diri saat pendaftaran calon tersebut,” kata Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Bogor Haryanto Sur­bakti, belum lama ini.

(fin/c/yok/dit)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *