Kemenag Didesak Bupati Terlibat Cegah Narkoba

by -

CIAWI – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bogor diminta berperan aktif melalui ulama, umaro dan guru ngaji da­lam menekan peredaran narkoba yang saat ini sangat meresahkan. Hal itu dika­takan Bupati Bogor Nurhayanti di Ciawi beberapa waktu lalu kepada wartawan. Menurut Nurhayanti, saat ini peredaran narkoba di Indonesia, khususnya di Ka­bupaten Bogor sudah pada tingkat meng­khawatirkan.

Banyaknya jenis narkoba baru seperti tem­bakau gorila pun menjadi perhatian penting orang nomor satu di Bumi Tegar Beriman ini. Untuk itu, melalui majelis taklim dan pondok pesantren (ponpes) sarana penga­jian perlu adanya imbauan tentang bahaya narkoba. Tidak hanya itu, peran keluarga pun dianggap penting untuk memberikan edukasi tentang barang haram tersebut. ”Peran keluarga dalam mendidik anak agar tidak terkena narkoba menjadi nomor satu selain sarana pendidikan formal maupun nonformal,” ujarnya.

Ia menambahkan, yang bisa masuk ke dalam lingkungan adalah kelompok-kelompok pengajian. Untuk itu, kelompok pengajian ini memiliki kesempatan untuk memberikan bimbingan atau imbauan tentang bahaya narkoba. Selain itu, bu­pati pun mendesak kemenag melakukan kerja sama dengan Badan Narkotika Na­sional (BNN). ”Kemenag bisa bekerja sama dengan BNN dalam berperan memerangi narkoba,” pungkasnya.

Sementara, Kepala Kemenag Kabupaten Bogor Dadan Ramdani mengaku akan mengkoordinasikan dengan lembaga-lembaga keagamaan lainnya. ”Intinya memang narkoba ini harus menjadi musuh kita bersama dan kemenag siap berperan,” tandasnya.

(ash/b/suf/mg2/dit)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *