Kenalkan Dua Jenis Kopi Baru

by -

Untuk memanjakan lidah para pecinta kopi, Coffee Toffee Indonesia terus berkomitmen memajukan dunia kopi Indonesia. Hal tersebut diwujudkan dengan menghadirkan single original kopi Nusantara terbaru, yaitu Flores Bajawa dan Mount Malabar. Jika sebelumnya Coffee Toffee memiliki lima jenis Kopi Nusantara, yaitu Java Mocha, Sulawesi Toraja, Bali Kintamani, Aceh Gayo dan Sumatera Linthong, kini menjadi tujuh dengan dua jenis baru tersebut di atas.

 Marketing Communications PT Coffee Toffee Indonesia Endrik mengatakan, kopi Ara­bika Bajawa atau yang dikenal dengan label Arabika Flores Bajawa (AFB) merupakan sum­ber pendapatan utama bagi masyarakat yang mendiami wilayah dataran tinggi yang terletak di Pulau Flores ba­gian tengah dan Pulau Flores menjadi asal beberapa jenis kopi yang telah mendunia. “Sebagian besar kopi Arabika dari kawasan ini jika disangrai pada tingkat sedang dan se­cara umum memiliki cita rasa utama antara lain bau kopi bubuk kering dan aroma kuat bernuansa bau bunga perisa,” ujarnya kepada Met­ropolitan.

Baca Juga  Layaknya Keajaiban Saat Pandemi, Khatulistiwa Band Rilis Album 'Miracle'

Sedangkan nama Kopi Ma­labar sebenarnya diambil dari daerah asal kopi ini sen­diri. Malabar terletak di Ke­camatan Bandung Selatan, Provinsi Jawa Barat. Kopi ini memiliki karakteristik rasa kekentalan dan keasaman medium ke atas, dengan rasa dominan cokelat lengkap dengan sensasi rasa rempah dan di akhirnya terkadang juga dirasakan adanya rasa nangka. “Hanya kopi ini yang memiliki rasa buah. Sehingga menjadi salah satu pilihan bagi pecinta kopi,” terangnya.

Kopi ini sudah tersedia di semua gerai Coffee Toffee di Indonesia sejak 3 Januari 2017. Penikmat kopi bisa mencoba single origin baru ini dengan penyajian manual v60 di be­berapa gerai tertentu. “Kami berharap, pengetahuan pe­langgan kami tentang kopi Indonesia bisa lebih kaya, dan semakin bangga dengan kualitas biji kopi terbaik ne­geri ini,” paparnya.

Baca Juga  Tahun Ini, Beasiswa Pancakarsa Disiapkan untuk 400 Penerima

Sementara salah satu peci­nta kopi Reni (26) menjelaskan, selain dari kopi-kopi pilihan cara penyajian kopi pun harus sempurna untuk menciptakan cita rasa berbeda. Sehingga para pecinta kopi tidak kehi­langan rasa original setiap kopi yang diinginkannya. “Kalau kopinya sudah ber­kualitas, tetapi cara penyedu­hannya tidak sempurna maka rasa kopi itu pun tidak sem­purna,” katanya.

Dengan adanya brand kopi baru di Coffee Toffee, men­urutnya kini menjadi pilihan utama para pecinta kopi, ka­rena menurut Reni ia tidak harus jauh-jauh datang ke Bandung ataupun ke Flores.

(mam/b/els/dit)

Leave a Reply

Your email address will not be published.