LBH Bogor Keukeuh Tolak Amdal Transmart

by -

METROPOLITAN – Rencana pembangunan Transmart Carrefour di Kelurahan Cibadak, Kecamatan Tanahsareal, Kota Bogor, tetap ditentang warga dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bogor. Bahkan, adanya dugaan pencatutan pencatutan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) tidak dipercaya Direktur LBH Bogor Zentoni. Menurut dia, tidak mungkin DLH tidak mengetahui rencana pembangunan Transmart. Sebab, pelaksanaan studi Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) dimuat di surat kabar. “Tidak mungkin kalau tidak tahu. DLH pasti tahu karena ini pembangunan supermarket yang besar,” ujarnya kepada Metropolitan.
Studi Amdal yang akan dilakukan Transmart, kata Zentoni, akan menimbulkan hal-hal negatif di lingkungan tersebut. Mulai dari lalu lintas hingga ke lingkungan yang ada di sekitar pembangunan Transmart Carrefour. “Dengan tidak adanya Transmart Carrefour saja sudah macet, apalagi dengan adanya Transmart Carrefour tak terbayang macetnya seperti apa,” terangnya.
Zentoni juga mengaku akan menempuh jalur hukum jika Transmart Carrefour tetap melakukan studi Amdal di wilayah tersebut. “Kami masih tetap akan tempuh jalur hukum jika mereka masih tidak mengindahkan somasi kita,” paparnya.
Sebelumnya, Kepala Bidang Tata Lingkungan DLH Nana Yudiana mengaku hingga saat ini belum menjalin komunikasi dengan pihak Transmart Carrefour. Ia sempat kaget ketika menerima surat somasi dari LBH Bogor.
Surat somasi tersebut berisi atas penolakan LBH Bogor atas rencana studi Amdal yang disiarkan di surat kabar. “Suratnya sudah saya terima, yang pasti itu yang masang bukan pihak DLH
. Dari DLH pun belum ada pergerakan sama sekali, justru baru tahu kita ada somasi ini. Apa yang harus disomasi, karena memang tidak berbuat apa-apa,” katanya.
Publikasi yang ada di Radar Bogor pada 8 Februari lalu, menurut Nana dipasang atas inisiatif pihak Transmart Carrefour tanpa ada koordinasi dengan pihaknya terlebih dahulu. Sebab, untuk menyusun Amdal diperlukan konsultan Amdal yang berkoordinasi langsung dengan DLH. “Yang terjadi sekarang ini saya tidak tahu konsultan Amdalnya siapa, tidak ada komunikasi sama sekali,” jelasnya.
Nana mengaku dalam waktu dekat akan melakukan survei dan kunjungan ke pihak Transmart Carrefour guna meluruskan permasalahan yang ada. Ia juga akan melakukan klarifikasi kepada pihak LBH Bogor dengan cara menulis surat balasan. “Makanya mau saya balas surat somasinya bahwa kita itu tidak ada komunikasi dengan Transmart Carrefour sama sekali,” pungkasnya.

Baca Juga  Habib Bahar Bakal Dipindah ke Lapas Bogor

(mam/b/els/dit)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.