Pasien BPJS Tersandera Seminggu Karena Nunggak

by -

METROPOLITAN – Bagi masyarakat yang menjadi peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan perlu memerhatikan iuran bulannya. Bila tidak, ketika melakukan pengobatan di rumah sakit, bakal dikenakan biaya pribadi. Tentunya bagi keluarga kurang mampu untuk membayar biaya pengobatan rumah sakit suatu hal yang cukup berat. Apalagi kasus penyakit yang ditangani rumah sakit cukup parah.

Seperti itulah kisah Monica Teresia Br Sihotang, bocah 10 tahun yang tersandera sepekan di di kamar 315 Rumah Sakit Estomihi, Medan, akibat orang tuanya terlambat membayar iuran BPJS.

Alhasil ketika hendak keluar rumah sakit, Rida Finta Melva Br Siahaan, orang tua Monica tidak bisa membawa buah hatinya pulang.

Namun demikian, setelah mendapat toleransi dari pihak rumah sakit, keluarga itu akhirnya dapat membawa anaknya pulang pada Jumat. Namun Risa harus tetap membayar kekurangan biaya pengobatan putrinya, kendati telah mendapatkan keringanan.

Baca Juga  BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bogor Kota Beri Santunan Yatim

Rida Finta Melva Br Siahaan mengatakan, untuk membawa pulang anaknya dia harus menandatangani surat pernyataan utang biaya Rumah Sakit Rp 3.256.000 menjadi Rp 1.500.000.

“Dalam surat pernyataan utang itu, dibayar paling lama tanggal 4 Maret 2016. Memang sudah dikasih keringanan,” ujar Rida.

Saat meneken surat pernyataan utang itu, dirinya memberi jaminan seperti Kartu Keluarga (KK), Kartu BPJS milik anaknya. “Setelah saya bayar, baru dibalikkan KK dan kartu BPJS anak saya yang dijadikan jaminan itu,” papar Rida.

Kini kondisi kesehatan Monica sudah pulih. Selama di Rumah Sakit Estomihi, terhitung sejak dokter yang menangani Monica menyatakan Monica sudah bisa pulang. Monica tetap diberi makan bubur oleh pihak Rumah Sakit Estomihi tiga kali sehari. Namun, untuk obat dan infus, Rida tidak lagi diberikan pada Monica.

Baca Juga  Mitsubhisi Motor Rilis Produk Mobil Teranyar

“Walaupun dikasih makan, bosan juga makan tidur aja. Lagian anak saya ini juga sekolah kelas 4 SD di SD Bersinar Jalan Selambo, dia mau sekolah juga,” bilang Rida.

Sementara itu, Humas Rumah Sakit Estomihi, Robert Sihombing mengakui, jika Monica Teresia sudah pulang dengan membuat surat pernyataan utang bermaterai.

Dalam surat pernyataan hutang itu, disepakati akan dibayar pada 4 Maret 2017. “Sempat juga aku tanyakan tadi kenapa handpone yang katanya mau jadi jaminan, nggak jadi dikasih,” ujar Robert.

Diketahui sebelumnya, Monica Teresia masuk Rumah Sakit Estomihi karena menderita sakit lambung. Namun, setelah dinyatakan bisa pulang pada Kamis. orang tua Monica Teresia tidak dapat membayar biaya rumah sakit.

Baca Juga  4 Perlintasan KA Di DKI Akan Ditutup

Siswi kelas IV SD itu tidak boleh dibawa pulang. Kartu BPJS milik Monica Teresia, tidak dapat digunakan karena sempat menunggak iuran dan belum membayar denda tunggakan.

SUMBER : pojoksatu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *