Warga Ancam Usut Dugaan Kasus Pemalsuan Tanda Tangan

by -

RANCABUNGUR – Warga Kampung Kracak, RT 04/07, Desa Rancabungur, Kecamatan Rancabungur yang bohongi aparat setempat bakal mengusut ka­sus itu hingga tuntas. Hal tersebut terkait pemalsuan izin lingkungan atas berdirinya bengkel sparepart onderdil motor. Warga tidak terima dengan adanya lembaran kop surat Pemerin­tah Desa (Pemdes) Rancabungur yang berisi tanda tangan warga yang tidak merasa menandatanganinya.

Warga RT 04/07 Surya mengatakan, bangunan itu sudah berdiri satu tahun lalu. Namun, aparat terkait terkesan membiarkannya. “Rumah saya di sam­ping bengkel. Saya dan warga lainnya sangat terganggu. Apalagi, pemilik bengkel nggak ngomong apa-apa ke warga sekitar. Tahu-tahu di surat izin­nya sudah ada tanda tangan saya,” ujarnya.

Baca Juga  Sampaikan Duka Mendalam, Plt Bupati Bogor Perintahkan Jajarannya Bertindak Cepat Evakuasi Korban Longsor

Sebelumnya, dia telah melaporkan hal itu ke Pemdes Rancabungur dan sudah duduk bareng untuk musyawa­rah, namun hingga kini tidak ada tindak lanjutnya. “Persoalan ini harus segera diselesaikan,” katanya.

(khr/b/sal/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published.