3 Siswa SMPN 2 Dramaga Konsumsi Obat Penenang

by -

DRAMAGA – Tiga siswa SMP Negeri 2 Dramaga, Desa Dramaga, Kecamatan Dramaga, mengalami kejang-kejang se­telah mengonsumsi obat penenang jenis G. Sedangkan 24 siswa lainnya diberi pembinaan oleh pihak sekolah.

Kepala SMP Negeri 2 Dramaga Achmad Suharto mengakui bahwa ada tiga siswa SMPN 2 Dramaga yang dikeluarkan ka­rena ketahuan mengonsumsi obat pe­nenang jenis G. Kejadian ini terjadi seki­tar Februari 2017 lalu.

Saat itu ada seorang siswa mengalami kejang-kejang. Oleh pihak sekolah, siswa itu langsung dibawa ke rumah sakit. Esok harinya ada lagi dua siswa yang menga­lami hal sama. Dari keterangan dokter, mereka kejang-kejang diakibatkan men­gonsumsi obat Haloperidol, yakni obat untuk mengatasi berbagai masalah keji­waan dan masuk obat jenis G.

“Ketika dimintai keterangan oleh pihak sekolah, ternyata ada empat orang yang sudah menggunakan obat tersebut dan 24 lainnya hanya menyimpannya,” be­bernya.

Baca Juga  Penyaluran Bantuan Covid-19 Desa Sukamulya Rampung, 182 KK Sumringah

Kepada pihak sekolah, siswa berinisial A mengaku bahwa obat penenang jenis G tersebut diperoleh dari saudaranya yang mengalami sakit mental. Tanpa se­pengetahuan orang tua dan pemilik obat, siswa tersebut membawanya ke sekolah dan membagikan ke teman-temanannya.

“Kita sudah keluarkan ketiga anak, yaitu A, F dan R karena dianggap me­langar tata tertib sekolah. Sedangkan satu lagi siswa akan pidah ke sekolah lain,” ujar Suharto, sapaan akrabnya.

Sedangkan ke-24 siswa lainnya di­beri pembinaan oleh pihak sekolah, termasuk pemanggilan orang tua. “Un­tuk mengantisipasi peredaran obat-obat masuk ke sekolah, pihak sekolah selalu melakukan pengontrolan langsung ke­pada anak dan tas siswa,” pungkasnya.

(ads/c/yok/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *