Ada Proyek Siluman Di SDN Ceger 2, Kepsek Kebingungan

by -

METROPOLITAN – Tiada angin tiada hujan, pagar halaman SDN Ceger 2 Ke­camatan Bogor yang dipimpin R Enah Hasanah tiba-tiba diperbaiki kontraktor tak dikenal. Padahal pihak sekolah belum pernah mengajukan perbaikan kepada pihak mana pun termasuk Pemerintah Kota Bogor.

R Enah Hasanah mengatakan bahwa dirinya tidak mengetahui ada proyek pe­magaran di sekolah yang ia pimpin. Ka­rena menurutnya, saat proyek itu diker­jakan pihaknya belum menerima surat pemberitahuan dari penguasa proyek. “Saya tahu ada pemagaran tersebut saat pelaksana proyek datang menemui. Tapi ia tidak menunjukkan atau memberi su­rat pemberitahuan kepada kami. Ia hanya menyampaikan secara lisan bahwa Badan Keu­angan Aset Daerah (BKAD) menunjuknya untuk melakukan pema­garan sekolah tersebut,” ujarnya kepada Metro­politan.

Baca Juga  Beri Kabar Lewat Facebook, Hari Ini Ayahnya Jemput Ke Karo

Karena ada penger­jaan tersebut, ia merasa heran karena selama ini pihak sekolah belum pernah mengajukan proposal untuk pema­garan lingkungan seko­lah, tapi tiba-tiba SDN Ceger 2 mendapat proyek pemagaran.

“Sebenarnya kami menginginkan sekolah ini secepatnya diperbaiki. Karena kondisi bangunan­nya sangat memprihat­inkan. Bahkan mengancam keselamatan jiwa peserta didik saat mengikuti Ke­giatan Belajar Mengajar (KBM),” terangnya.

Ia juga mengaku akan melakukan koordinasi dengan pihak Dinas Pen­didikan Kota Bogor ten­tang hal ini, terlebih dalam proyek pembangu­nan tidak ada papan pengerjaannya. Di mana tercantum jumlah anggaran yang diguna­kan dan waktu pengerjaan atau siapa pelaksana pembangunannya. “Yah tak­utnya ada apa-apa, maka kita akan ber­koordinasi dengan pihak disdik tentang pembangunan ini,” paparnya.

Baca Juga  Bogor Jadi Wisata Golf Kelas Dunia

Sementara itu, sumber Metropolitan yang namanya enggan dikorankan men­jelaskan bahwa pelaksana pemagaran SDN Ceger 2 disebut-sebut dikerjakan mantan anggota dewan, HS. Namun ke­tika ditanya warga pemborong itu tidak bisa menunjukkan Surat Perintah Kerja (SPK). Sedangkan proyek tersebut mulai dikerjakan seminggu yang lalu. Bahkan tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu kepada warga setempat. “Pantas saja papan proyeknya tidak ada. Informasi yang bere­dar ini proyeknya mantan anggota dewan,” katanya.

(tur/ar/mam/dit)

Leave a Reply

Your email address will not be published.