DPRD Garap Pansus Perubahan Status PDJT

by -

METROPOLITAN – Untuk menyelamat­kan Perusahaan Daerah Jasa Transpor­tasi (PDJT) Kota Bogor, DPRD Kota Bogor saat ini sedang merumuskan peraturan daerah (perda) untuk mengubah status perusahaan bus TransPakuan itu. Mula­nya PDJT berstatus perusahaan daerah. Namun karena bertahun-tahun menga­lami krisis keuangan, perusahaan yang dipimpin Krisna Kuncahyo itu akan men­jadi Perseroan Daerah (Perseroda) agar ada investor yang menanamkan modal­nya di perusahaan pelat merah tersebut.

Ketua Komisi C DPRD Kota Bogor La­niasari mengatakan, untuk menyelamat­kan PDJT dari krisis keuangan memang ada beberapa opsi yang telah dilakukan. Namun, opsi-opsi tersebut ternyata tidak berhasil karena bertentangan dengan aturan. Sehingga, jalan terakhirnya men­gubah status PDJT menjadi Perseroda. “Kita saat ini memang sedang dalam pansus untuk mengubah status PDJT menjadi PT dan mudah-mudahan dengan status barunya bisa membuat PDJT sehat dan dapat berkontribusi kepada Pemkot Bogor,” ujarnya ke­pada Metropolitan.­

Baca Juga  Camat Minta Warga Tak Salah Pilih

Politisi PDIP ini menilai PDJT memang harus mendapatkan Penyertaan Modal Pemerintah (PMP) dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor. Nantinya akan dijadikan modal awal kem­bali untuk memulai bisnisnya. Modal juga bisa bertambah setelah mendapat investor. “Kalau tidak ada PMP sekarang mau gimana. Apalagi para pe­gawainya sudah tidak digaji selama dua bulan. Maka dari kita pun harus bekerja cepat agar perda tersebut segera selesai dan PDJT dapat kem­bali beroperasi,” terangnya.

Meski kondisi PDJT selalu merugi, menurut Lania, Pemkot Bogor harus mempertahankan PDJT karena akan menjadi tum­puan salah satu program trans­portasi Pemkot Bogor. Bus TransPakuan juga akan diguna­kan sebagai armada utama saat rerouting diterapkan hari ini. “Kalau nanti PDJT tidak ada, si­apa yang akan mengisi jalur tengahnya. Nah, maka PDJT tetap harus disehatkan,” katanya.

Baca Juga  Kendaraan Perampas Perempuan Hamil Dibakar Warga, 1 Tertangkap

Sementara itu, Direktur Utama PDJT Krisna Kuncahyo menje­laskan bahwa dirinya tengah berusaha menggandeng inves­tor untuk berinvestasi di PDJT. Walaupun saat ini sudah ada satu investor yang siap berin­vestasi, namun belum tentu investor tersebut bersedia. “Saat ini sedang kita lobi karena sam­bil menunggu perda yang saat ini sedang dibahas DPRD,” ka­tanya. Untuk menyehatkan PDJT, lanjut dia, setidaknya ia mem­butuhkan dana Rp6 miliar yang dapat digunakan sampai akhir tahun. “Untuk sekarang saja karyawan kita dua hari libur dan dua hari masuk karena saya memberi waktu bagi mereka untuk mencari tambahan di luar. Selain itu, bus yang kita operasikan hanya 14 bus dan satu jalur saja,” jelasnya.

Baca Juga  Ketua DPRD : Tertib Administrasi, Baru Bicara Pungutan

 (mam/b/els/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published.