Kabarnya Ramai-ramai Migrasi ke DKI

by -

MEGAMENDUNG – Lokalisasi prostitusi terbesar di Jalan Raya Puncak, tepatnya di Desa Cipayung Datar, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, yang lebih terkenal dengan Gang Semen (GS) kini mulai ditinggalkan wanita-wanita yang menjadi Pekerja Seks Komersil (PSK).

Salah seorang pengelola GS, Kareng (44), mengaku saat ini kondisi tempat prostitusi yang dikelolanya sudah lama tidak lagi ba nyak peminat atau tamu. Sehingga, wanita-wanita yang menjadi PSK di GS, lebih memilih pindah tempat. ”Lihat saja kosan di sini, semua pada kosong. Penghuni yang awalnya didominasi pekerja GS, sekarang sudah pergi ke tempat kerja lain,” terangnya di lokasi kos-kosan GS, kepada Metropolitan, kemarin.

Menurut dia, dari jumlah kamar kos sebanyak 36 pintu, yang terisi hanya sekitar 19 kamar. Jumlah sebanyak itu, tidak hanya dihuni para wanita yang bekerja sebagai PSK di GS, tetapi campur dengan pekerja lainnya. ”Jadi di kosan ini paling hanya beberapa wanita yang bekerja di GS, selebihnya ada yang kerja di toko modern atupun perusahaan lain,” ujarnya.

Baca Juga  Pemdes Citaringgul Minta DLH Tindak Tegas PT Adhimix

Hal sama juga di ungkapkan pengelola GS lainnya yang sudah belasan tahun menjajaki pekerjaan sebagai papih di lokalisasi tersebut, Maman. ”Sekarang GS sepi, jadi wanitanya pun sedikit. Tidak seperti dulu yang jumlahnya mencapai puluhan,” bebernya.

Dia juga menjelaskan, sedikitnya wanita penghibur di GS akibat sepinya tamu yang ingin mendapatkan pelayanan ke lokalisasi tersebut. Belum lagi usai dibongkarnya lokasi Kalijodo Jakarta, bermunculan tempat prostitusi baru. ”Makanya, sejak banyaknya tempat prostitusi baru di Jakarta, banyak wanita di sini kerja di sana dengan iming-iming gaji besar,” ucapnya.

Ia hanya bisa pasrah dengan kondisi tempat mengais rezekinya selama ini yang sudah sepi pengunjung. ”Ya mungkin saya akan mencari pekerjaan lain kalau sampai di sini benar-benar bangkrut,” pungkasnya.

Baca Juga  704 Meter Jalan Dibangun Warga Cicadas

(ash/b/suf/dit)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *