Masih Berlanjut, Aksi Mogok Angkutan Kota Bogor

by -

METROPOLITAN- Aksi mogok angkutan kota (angkot) berlanjut di Bogor, Jawa Barat. Pemerintah setempat pun mengoperasikan angkutan gratis untuk mengangkut pengguna angkot yang telantar.

Selasa 21 Maret 2017, beberapa trayek angkot mogok beroperasi. Yaitu trayek 32 Cibinong-Pagelaran, 08 Citeureup-Pasar Anyar, 06 jurusan Parung-Terminal Merdeka, 02 Sukasari-Bubulak, dan 03 Baranangsiang-Bubulak.

angkot melintas di jalan raya. Namun pintu kendaraan umum itu tertutup. Sopir tak mengangkut penumpang.

“Sempat terjadi aksi sweeping, tapi kami berusaha gagalkan. Sekarang situasinya sudah aman terkendali,” ujar Kepala Bagian Operasi Polresta Bogor, Komisaris Polisi Tri Suhartanto.

Tri mengatakan, beberapa sopir angkot meminta jaminan keamanan dari polisi. Ada sopir yang enggan ikut demo namun tak beroperasi karena takut di sweeping.

Baca Juga  Ahok Siap Isi Jabatan di BUMN

“Kami sampaikan, polisi tengah berupaya menjaga keamanan Kota Bogor,” tutur Tri.

Kepala Seksi Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kabupaten Bogor, Supardi menuturkan aksi ini masih dilatarbelakangi ketidakpuasan terhadap longgarnya aturan transportasi online. Meski ada sopir yang ingin beroperasi, Ia memastikan demo angkot berlangsung seharian.

“Instruksi dari pusat, besok semua sopir baru akan narik. Intinya, kami ingin transportasi online dibatasi,” tutur Supardi.

Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto memastikan koordinasi dengan kepolisian dan TNI untuk menjamin kondusivitas. Pemkot Bogor mengerahkan 12 kendaraan operasional lintas instansi dari satpol PP, bus pariwisata pemkot, termasuk TNI/Polri.

“Kami siagakan 12 kendaraan operasional untuk membantu warga. Kami siapkan di sejumlah titik, seperti di stasiun dan terminal,” kata Bima.

Baca Juga  Geber Evaluasi, IPSI Fokus Prestasi

Pemkot Bogor sudah tengah mengakomodir aspirasi-aspirasi dari para sopir angkot. Bima menilai, aturan tegas transportasi online perlu segera dibuat.

SUMBER : METROTVNEWS.COM

Leave a Reply

Your email address will not be published.