Piala Presiden Bikin Pedagang Girang

by -

METROPOLITAN – Selain memberi tontonan menarik bagi ribuan supporter yang hadir, final Piala Presiden 2017 antara PBFC melawan Arema di Stadion Pakansari semalam mengundang berkah. Para pedagang di sekitar stadion dibanjiri pesanan berkali lipat dibanding hari biasanya.

Meski lelah, mereka kegi­rangan. Senyum lebar dibawa pulang bersama gerobak ko­song yang isinya berganti ru­piah. “Senang kalau lagi ada pertandingan gini, rame, yang beli banyak,” kata salah seorang pedagang ketoprak, Agus, den­gan senyum lebar di mulutnya.

Biasanya, ayah empat anak ini harus berkeliling keluar masuk kampung mendorong gerobak menjajakkan dagan­gannya. Bahkan pernah, meski petang telah datang, gerobak tak juga kosong. Dagangan­nya tak habis dan terpaksa diajak pulang. Setidaknya, Agus tak merasakan itu kali ini.

Baca Juga  Puncak Kekurangan Lahan Parkir

Sehari sebelum pertandingan, Agus sudah bersiap. Belanjaan­nya di pasar bersama sang istri, Nurul, melebihi hari-hari biasanya. Rupanya, mereka menyiapkan bahan ketoprak untuk ukuran dua gerobak.

“Kalau final kayak gini pasti penuh stadion. Makanya stoknya dibanyakin. Alhamdulillah habis semuanya,” syukurnya.

Tak hanya Agus yang me­raup untung. Seorang penjual beraneka minuman, Wati, ikut merasakan hal serupa. Berdus-dus air mineral dikeluarkannya untuk memenuhi dahaga para supporter. Seperti tak ingin menyia-nyiakan kesempatan, ibu tiga anak ini juga meny­iapkan stok dagangannya melebihi hari-hari biasa.

“Kalau bisa mah sering-sering ada pertandingan kayak gini. Seneng saya mah dagangan jadi laku banyak,” harap Wati.

Agus dan Wati hanya dua dari puluhan, bahkan ratusan pedagang di sekitar Stadion Pakansari yang merasakan berkah lain dari pertandingan Final Piala Presiden 2017. Kehadiran para pedagang dengan masing-masing da­gangannya di lokasi stadion memang tak bisa dipisahkan. Mereka sigap memenuhi da­haga dan mengisi perut-perut kosong supporter. Terlebih, usai melewati perjalanan jauh dari wilayah masing-masing demi mendukung kesebela­san kebanggaan.

Baca Juga  Sampaikan Protes ke Jokowi, Seorang Pria Nekat Manjat Pasang Spanduk di Marka Jalan Otista Bogor

Salah seorang supporter, Sa­tria, menjadi satu dari ribuan yang terbantu dengan adanya pedagang di sekitar stadion. Setelah melewati perjalanan panjang dari Malang, dirinya menyempatkan mengisi perut sebelum masuk tribun.

“Makan dulu, lapar habis per­jalanan jauh. Sekalian biar nanti nontonnya nggak lemes,” tutur Satria yang berangkat bersama rombongannya mengenakan bus.

(fin/c/feb/dit)

Leave a Reply

Your email address will not be published.