Siswa Di Bogor Sakit Massal

by -

Panas  terik berganti hujan deras tak menghalangi langkah kaki puluhan ribu siswa untuk berdiri di sepanjang jalanan Kota Bogor. Sejak pagi mereka menunggu kedatangan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud ke Istana Bogor. Warna-warni payung mewarnai suasana di sepanjang jalur perlintasan iring-iringan Sang Raja. Seharian para siswa terpaksa kepanasan dan kehujanan demi menyambut si pemilik tahta tertinggi di Kerajaan Arab Saudi.

Sebanyak 50.000 siswa berseragam memenuhi jalan protokol di Kota Bogor. Mulai dari pintu keluar tol Jagorawi Baranangsiang mengular hingga Istana Bogor melewati Jalan Otista, Jalan Ir Djuanda, Jalan Jalak Harupat, memutari jalur Sistem

Satu Arah (SSA). Hampir se­luruh pelajar dikerahkan dari tingkatan SD, SMP hingga SMA.Sambil membawa bendera kebanggaan Indonesia dan Arab Saudi, anak-anak antu­sias melambaikan tangannya menyambut sang raja. Se­mentara, hujan deras seke­tika membasahi tubuh mungil anak-anak SD yang sejak pagi berdiri di pinggir jalan.

Meski begitu, anak-anak kegirangan ketika mobil ber­bendera Indonesia dan Arab Saudi di bagian depannya me­masuki gerbang Istana Bogor.

“Itu dia, itu dia!” seru seorang siswa. “Allahu Akbar!” pekik warga lainnya yang ikut me­nonton. Iring-iringan mobil yang membawa rombongan Raja Salman memasuki Kom­pleks Istana Bogor pukul 13:50 WIB. Sementara hujan deras terus mengguyur.

Baca Juga  Warga Cigombong Butuhkan Bak Sampah

Raja Salman menumpang mobil Mercedes Benz hitam Maybach S600 Guard. Mobil Raja memasuki Istana Bogor perlahan, serta dikawal Pa­sukan Nusantara, Pasukan Berkuda dan Paspampres.

Adalah Ayu (6), siswa kelas 4 SD Negeri Kebon Pedes 3 itu tersenyum saat dihampiri. Pakaiannya basah, meski telah dipayungi. Ia tetap tersenyum, sambil sesekali bersin tak terhankan.

“Senang, ketemu raja. Hari ini enggak belajar,” kata Ayu yang terlihat menggigil menahan dingin.

Salah satu guru SDN Kebon Pedes 3 Basri mengaku ka­sihan melihat siswanya yang dari pagi telah menunggu Raja Salman. Sejak pukul 08:00 WIB mereka sudah rela panas-pa­nas di pedestrian KRB sampai akhirnya diguyur hujan.

“Yah kasian juga apalagi mereka dari pagi nunggu­nya cukup lama. Cuma takut sakit saja besok paginya. Tapi mereka sudah kami siapkan bekal,” paparnya.

Ia mengaku hanya mengi­kuti instruksi Dinas Pendidikan (Disidk) Kota Bogor untuk mengerahkan siswa. Sebanyak 300 orang pun dibawanya un­tuk memeriahkan kedatangan sang raja.

“Kami kan hanya ikuti per­intahnya. Tadi sempat belajar dulu sampai jam delapan dan setelah itu anak-anak lang­sung berangkat ke sini untuk menyambut Raja Salman,” ujarnya kepada Metropoli­tan.

Baca Juga  ‘Ada Cupang Di Antara Cinta’ Jadi Gaduh

Pantauan Harian Metropoli­tan, cuaca Kota Bogor pada pagi hari hingga pukul 13:00 WIB cukup cerah bahkan pa­nas. Namun menjelang Raja Salman datang sekitar pukul 13:55 WIB tiba-tiba hujan mengguyur pelajar. Mau tak mau, siswa pun tetap ber­tahan di tengah hujan sambil melambaikan bendera.

Siswa SMAN 9 Bogor In­tan Resti mengaku rela ikut hujan-hujanan karena pena­saran dengan wajah sang raja dan pangeran. Karena, se­lama ini dalam pemberitaan, menurut Intan, putra Raja Salman itu sangat ganteng dan menjadi pujaan setiap wanita yang melihatnya. “Tapi sayang tadi hujan jadi tidak bisa lihat secara lang­sung dan yang melintas han­ya Raja Salman. Pangerannya tidak terlihat sama sekali,” bebernya.

Meski begitu, ia dan teman-temannya sudah berencana tidak masuk pada Rabu (2/3), pagi ini. Apalagi badannya pun sudah merasa tidak enak karena seharian berkegiatan di luar. “Sudah janjian enggak masuk. Sekarang saja sudah kerasa meriang,” akunya.

Salah seorang guru SMAN 9 Bogor Indrianingsih mengaku akan memberikan toleransi kepada siswanya yang tidak sekolah karena izin sakit. Se­bab, siswa sudah meluang­kan waktu berjam-jam di lapangan.

Baca Juga  Isu Penculikan Anak Merebak Di Tonjong

Apalagi banyak siswa yang mulai muncul gejala bersin-bersin. Secara pribadi ia men­gaku khawatir jika banyak anak-anak jatuh sakit.

“Kalau saya sih akan mem­berikan toleransi kepada mereka yang sakit karena kehujanan tadi. Kasihan kan,” ungkapnya.

Terpisah Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor Fah­rudin menjelaskan, pasca pihaknya melibatkan pu­luhan ribu pelajar di Kota Bogor dalam menyambut Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud ke Istana Bogor, proses KBM akan kembali seperti semula, terlebih menurutnya saat ini untuk kelas IX SMA sedang menjalankan Try Out sedan­gkan untuk kelas yang lain­nya akan menjelang ujian tengah semester. “Tidak libur, mereka akan belajar seperti biasa karena mereka akan menyambut ujian,” katanya.

Terkait banyak siswa SD, SMP dan SMA yang panas-panasan dan hujan-hujanan demi menyembut Raja Salman ke Istana Bogor maka pi­haknya akan memberikan toleransi, karena menurutnya semua masyarakat melihat kedatangan Raja Salman pasti terkena hujan. “Yah kalau izin akan kita berikan toleransi dan mudah-mudahan tidak ada yang sakit,” jelasnya. (mam/c/ feb/dit)

Leave a Reply

Your email address will not be published.