Video Bokep Ditukar Kuota Internet

by -

METROPOLITAN – Tak hanya akun Facebook Official Loly Candy’s Groups 18+ yang membuat resah. Sejumlah akun berbau pornografi juga banyak bertebaran di Facebook. Termasuk, grup gay bocah yang rupanya masih eksis hingga kini di media sosial be­sutan Mark Zuckerberg.

Hasil penelusuran Harian Metropoli­tan, sejumlah grup yang mengatas­namakan kelompok gay banyak yang muncul. Sebut saja, grup ‘gay bocah SMP’. Dalam grup yang beranggot­akan 176 orang itu, adminnya menu­liskan keterangan jika grup Facebook tersebut diperuntukkan bagi bocah berusia 13-17 tahun.

“No di atas 17 tahun,” be­gitu tulis pengelola grup ‘gay bocah SMP’ di lamannya.

Parahnya, dari konten yang ada di halaman bebera­pa anggota dengan vulgar menyatakan ketertarikan­nya dengan sesama jenis. Bahkan, ada yang terang-terangan mempromosikan video porno bocah dengan bayaran berupa kuota in­ternet.

Baca Juga  35 Jam Menghilang Di Sungai Ciliwung, Jasad Garong Mengambang

“Yang mau tinggal barter kuota,” tulis salah satu ang­gota yang memposting foto vulgar di halaman grup ‘gay bocah SMP’.

Belum diketahui pasti arti kuota yang dimaksud. Na­mun, dari komentar yang ada, pengunggahnya men­ulis jika ada yang meng­inginkan video itu dapat menukarnya dengan pilihan paket kuota.

“Paket kuota 1 GB 30 vidio; paker kuota 2 GB 40 vidio; paket kuota 3GB 75 vidio, paket kuota 5 GB 150vidio + fto gay kids,” tulisnya.

“Minat nih,” balas anggota lainnya.

Tak hanya akun grup ‘gay bocah SMP’, akun sejenis lainnya rupanya tak kalah ramai. Yakni, akun grup den­gan nama ‘gay Bogor Barat’. Bahkan, anggotanya menca­pai angka 1.209. Bedanya, di akun itu anggotanya sering berbagi informasi tentang lokasi keberadaan mereka dan tak jarang mengajak kencan sesama jenis.

Baca Juga  Sempat Nelepon Sepupu Ingin Bawakan Makanan

Kasubag Humas Polres Bogor AKP Ita Puspita Lena mengaku belum mengetahui soal aktifnya akun gay yang berada di wilayah Polres Bo­gor. Namun, jika kejadian ini terjadi di Kabupaten Bogor, tentu pihaknya akan segera menindaklanjuti. “Kalau ada kita langsung tindak lanjut,” terangnya.

(rez/c/feb/dit)

Leave a Reply

Your email address will not be published.