Adem ‘Ngorek’ Syarat Pencalonan

by -

METROPOLITAN – Tokoh muda Kota Bogor yang bakal maju pada Pemilihan Walikota (Pil­walkot) Bogor 2018 Ade Mashudi, Kamis (13/4) lalu menyambangi Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bogor. Lelaki yang berniat maju lewat jalur perseorangan ini datang untuk mendengarkan pemaparan KPU terkait per­syaratan yang dibutuhkan bakal calon (balon) perseorangan di Pemilihan Kepala Daerah (Pil­kada) Serentak 2018.

Ade sebelumnya mengaku mengirim surat ke KPU meminta kunjungan silaturahmi. Ia ingin tahu bagaimana persyaratan calon per­seorangan dan KPU menjelaskannya. “KPU juga mengapresiasi langkah kami karena baru kami saja yang datang dan berinisiatif,” kata lelaki yang juga Ketua Angkatan Muda Siliwangi (AMS) Distrik Kota Bogor ini.

Baca Juga  Golkar Kota Bogor Salurkan Paket Sembako buat Pasien Covid-19

Secara keseluruhan, Ade melanjutkan, dirinya bersama tim merasa siap memenuhi persya­ratan dan aturan yang telah dipaparkan KPU. Mereka hanya memastikan persiapan yang sudah dilakukan berjalan sesuai aturan se­hingga bisa meminimalisasi risiko kerja yang berulang-ulang. “Sebenarnya kami sudah mengetahui aturannya secara garis besar. Tapi apa yang disampaikan KPU lebih rinci dan mantap. Itu sangat membantu kami dalam mempersiapkan segala hal yang diperlukan sebagai bakal calon perseorangan hingga ka­pan waktu tahapannya berlangsung,” terangnya.

Sebelumnya, Ade sendiri telah mendeklara­sikan diri di internalnya dengan slogan ‘Bogor Adem’. Selain itu, relawan pemenangan yang diberi nama Sahabat Adem sudah terbentuk dan mulai bergerak.

Sementara itu, Ketua KPU Kota Bogor Undang Suryatna mengatakan, sosialisasi menjelaskan segala hal terkait pelaksanaan Pilkada 2018. Mulai dari persyaratan yang dibutuhkan bakal calon perorangan untuk maju, hak memilih, persyaratan dukungan, verifikasi dukungan dan sejumlah persyaratan penting lainnya.

Baca Juga  Jeny Jadi Korban Pencopetan di Tugu Kujang, Pelaku Nyaris Diamuk Massa

Di Kota Bogor sendiri, Undang melanjutkan, bakal calon perseorangan yang ingin maju harus memenuhi syarat minimal dukungan dari masyarakat sebanyak 51.014. Dukungan tersebut diserahkan dalam bentuk fotokopi KTP dan tersebar di lebih dari 50 persen jumlah kecamatan yang ada.

(fin/b/ram/dit)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *