Camat Babakanmadang Geram soal Rumah Makan

by -

BABAKANMADANG – Terkait pelang­garan Garis Sempadan Sungai (GSS) yang dilakukan pemilik bangunan rumah ma­kan di Jalan Alternatif Sentul, Kampung Babakan, Desa Sentul, Kecamatan Ba­bakanmadang, membuat Pemerintah Kecamatan Babakanmadang geram. Ca­mat Babakanmadang Yudi Santosa men­gungkapkan, rumah makan tersebut tidak mengantongi izin.

”Untuk masalah bangunan, kita sudah tegur berkali-kali. Begitupun Unit Pelaks­ana Teknis (UPT) Pengairan dan UPT Ta­tabangunan. Namun tampaknya tidak pernah digubris,” ujar Yudi kepada Met­ropolitan, kemarin.

Menurutnya, saat ini kasus tersebut tengah dilimpahkan ke Satpol PP Kabupaten Bogor dan pemerintah kecamatan tengah menung­gu hasilnya. Sedangkan untuk masalah tanahnya sendiri, kata dia, sudah diproses Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor.

Sebelumnya, ketika Metropolitan men­gonfirmasi dugaan adanya pelanggaran GSS di wilayah Kecamatan Babakanmadang ke Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bogor Joko Pitoyo, ia meny­erahkan kasus tersebut ke Satpol PP Ka­bupaten Bogor.”Kami di DPMPTSP prinsipnya meng­inginkan semua pembangunan yang ada di Bumi Tegar Beriman harus tertib ad­ministrasi dan perizinannya. Dalam kaitan bangunan tersebut memang jelas melang­gar lantaran ketika lokasi dimohon peri­zinannya kita tolak,” tegasnya.

Baca Juga  Kemen PUPR bakal Bangun Waduk Narogong

(shr/b/yok/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published.