Pemkot Bentuk Tim Pengawas Ojek Online

by -

METROPOLITAN – Peraturan Walikota (Perwali) Nomor 21 Tahun 2017 tentang Pengawasan dan Pengendalian Kendaraan Roda Dua Meng­gunakan Aplikasi Berbasis Teknologi Informasi di Kota Bogor sudah resmi di­terbitkan Walikota Bogor Bima Arya per 4 April. Selanjutnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama unsur musya­warah pimpinan daerah (muspida) akan membentuk Tim Pengawas Ojek Online.

Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor Endang Suherman mengatakan, saat ini konsep mengenai pembentukan tim gabungan yang nantinya akan melaksanakan pengawasan dan pengendalian ojek online itu tengah dimatangkan. Ren­cananya, tim ini beranggotakan 12 orang dengan pengarah muspida. Di antaranya adalah walikota, kapolresta dan dandim dengan sekretaris daerah (sekda) Kota Bogor sebagai penanggung jawab.

Baca Juga  Tiga Calon Bos PDAM Tak Familiar

”Sambil menunggu terben­tuknya tim ini, kami (dishub, red) sudah mulai berjalan. Se­lain melakukan pengawasan di lapangan, kami juga terus memantau dan melakukan inventarisasi titik-titik lokasi mana saja yang biasanya dija­dikan tempat mangkal para ojek online,” jelas Endang.

Menurutnya, pengawasan yang telah berjalan sejak per­wali itu diterbitkan akan terus dilakukan sekaligus untuk mengendalikan keberadaan ojek online di Kota Bogor. Se­hingga, operasional mereka dapat lebih diatur dan diken­dalikan. Sementara itu, diter­bitkannya perwali tersebut sebagai tindak lanjut Pemkot Bogor pascagejolak beberapa waktu lalu antara angkot dengan ojek online yang berujung aksi mogok para pengemudi angkot.

Perwali itu juga bertujuan me­melihara ketenteraman dan ketertiban masyarakat. Sosiali­sasi pun akan dilakukan dishub sebagai leading sector kepada para perusahaan penyedia jasa layanan angkutan berbasis ap­likasi, termasuk kepada para pengemudinya.

Baca Juga  Siang Bolong, Bima Arya Ngamuk di Tengah Jalan

 (*/els/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published.