Puting Beliung ‘Acak-acak Bogor

by -

WUSSHH…. suara angin bercampur derasnya hujan membuat Kota Bogor terasa mencekam. Seketika tiupan angin kencang merobohkan baliho raksasa milik SPBU Warung Jambu di Jalan Raya KS Tubun. Bahkan, genteng rumah dan pertokoan pun beterbangan. Sore itu, angin puting beliung berhasil mengacak-acak wilayah Bogor.

Atap tersebut hancur diterjang angin kencang menyusul hu­jan deras yang mengguyur kawasan tersebut sejak sore, Senin (10/4).

Selain menghancurkan atap ruko, angin kencang juga merobohkan sebuah baliho milik SPBU Warung Jambu yang lokasinya berada di se­berang ruko tersebut. Ti­dak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Salah satu penjaga ruko Komarudin (35) mengatakan, saat kejadian terdengar suara gemuruh dari arah depan ruko disusul angin kencang. Menurutnya, angin kencang itu terjadi sekitar lima menit.

“Waktu itu saya sedang salat di belakang kamar ruko. Terus terdengar suara gemuruh dari arah depan dan langsung ner­bangin atap ruko saya,” ucap Komarudin.

Baca Juga  Kisah Duka ‘Sekolah Terpal’ di Musim Hujan

Hembusan angin kencang itu juga ikut menerbangkan seluruh barang dagangan­nya serta membengkokan tiang papan reklame di sekitar lokasi.

“Habis semua, berantakan. Di depan ada tiang papan reklame sampai rusak sama bengkok, untungnya nggak ada korban. Saya sama kary­awan lain langsung keluar tadi,” tuturnya.

Kejadian serupa juga dialami Rahmat (40), RT 2/3 Gang Marhum, Jalan KS Tubun, Kota Bogor.

Ketika itu sang istri sedang memasak nasi di dapur. Na­mun tiba-tiba satu persatu genteng dapurnya beterban­gan. Sang istri pun berteriak dan segera menyelamatkan diri.

“Istri saya lagi masak nasi, kedengeran suara pecahan kaya barang pecah, istri teriak sambil lari. Nggak lama angin kencang, terus pada jatuh genteng rumah saya,” ujarnya.

Rahmat menambahkan bahwa kejadian yang men­impa rumahnya sekitar pukul 16:30 WIB itu adalah kali per­tama. Akibatnya air hujan pun membasahi dapur dan ruang tengah.

“Pas hujan besar air langsung masuk, ini kita sambil bersih-bersih air, nggak tau deh besok bagaimana,” katanya.

Baca Juga  Jenita Janet Goyang Pasar Cileungsi

Selain rumah Rahmat yang mengalami ambruk pada bagian genteng dapur, dua rumah lain di kawasan terse­but ikut tersapu angin put­ing beliung. Namun hanya mengalami rusak di bagian depannya.

Sementara itu, di tempat lain, sebuah pohon juga roboh aki­bat diterpa angin kencang. Satu rumah milik Wiryana yang ada di Perumahan Villa Citra, Jalan Gandaria Blok E3 No 6, Kelu­rahan Tegalgundil, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, rusak dihantam pohon tumbang.

Tidak hanya menimpa rumah, pohon berukuran be­sar itu pun menimpa kabel milik PLN. Beruntung, tidak ada korban dalam peristiwa yang terjadi sekitar pukul 17:00 WIB tersebut.

Bukan cuma pohon tum­bang, angin puting beliung juga merusak puluhan rumah yang terletak di Kelurahan Cibuluh, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Jawa Barat.

Banyak atap beterbangan akibat kencangnya angin, sehingga air hujan masuk ke rumah. Dalam hitungan detik, angin itu menerbangkan ban­yak atap rumah warga.

Baca Juga  CILEUNGSI RAWAN TAWURAN PELAJAR

Bahkan, sebuah panel listrik di Gedung Gedung Rektorat, Universitas Pakuan (Unpak) hangus terbakar si jago merah, Senin (10/4) sore. Beruntung api tidak menyambar ke dalam gedung.

Kobaran api muncul akibat tersambar petir. Ini membuat aliran listrik di tiga gedung, di antaranya Gedung Fakultas Hukum (FH), Rektorat dan Unit Kemahasiswaan (UKM) padam.

Menurut seorang saksi mata Putri Azhari (19) kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 16:30 WIB.

“Lagi hujan deras terus ada petir menyambar panel listrik dan timbul api pada panel yang menempel pada Gedung Rektorat,” ungkap Putri.

Ketika itu, kata dia, sejumlah petugas keamanan dan maha­siswa langsung mencoba me­madamkan api menggunakan tabung apar.

Selang satu jam, kobaran api itu pun padam setelah enam unit mobil pemadam keba­karan tiba di lokasi kejadian. “Api langsung padam dan banyak asap,” terangnya.

(all/feb/dit)

Leave a Reply

Your email address will not be published.