SATU CEWEK DIGILIR TUJUH ABG BONDONGAN

by -

MALAM Minggu (8/4) jadi hari kelabu untuk Citra (nama samaran). Siapa sangka, temannya sendiri FH dan HA tega menjebak gadis 15 tahun itu hingga keperawanannya terenggut. Minuman yang ditenggaknya membuat Citra teler tak sadarkan diri. Sampai-sampai, tubuhnya pun jadi sasaran nafsu bejat teman-temannya. Semalaman, ia digilir tujuh ABG asal Bondongan, Kecamatan Bogor Selatan.

DI sebuah rumah kosong, Citra habis-habisan digarap tujuh pemuda di antaranya FH, RN, AR, FS, HA,AM dan AP. Mulanya, Citra hanya pergi dengan satu di antaranya. Rupanya ia diajak ke rumah kosong dan di situlah Citra dicekoki minuman beralkohol.

Di saat mulai teler, teman-temannya pun mengambil kesempatan menggerayangi tubuh korban. Bahkan, empat di antaranya berani melakukan hubungan badan layaknya suami istri. Sedangkan, sisanya hanya meraba-raba dan men­cumbui korban yang sudah tak sadarkan diri.

Baca Juga  Apel Kesadaran, Bupati Ingatkan PNS Wajib Netral

“Ya, tiga orang lainnya cu­ma dicium korban, ‘digrepe-grepe’ gitulah,” ungkap Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, Kompol Condro Sasongko.

Terungkapnya kasus pen­cabulan ini berawal dari ket­erangan warga setempat Danial yang menemukan tu­buh Citra tanpa pakaian di pinggir Sungai Pakancilan, Kampung Sukajadi, Kelurahan Bondongan, Kecamatan Bo­gor Selatan, Minggu (9/4) lalu.

Saat ditemukan, Citra hanya mengenakan bra dan masih tak sadarkan diri. Sampai akhirnya korban dibawa ke RS Bhayangkara. Sementara, polisi memeriksa sejumlah saksi yang mengenal Citra. Hingga ketujuh pemuda itu dibawa ke Kantor Polresta Bogor Kota Kapten Muslihat untuk pemeriksaan.

Dari ketujuh pelaku, satu adalah pria dewasa sedangkan sisanya masih di bawah umur. Sebagian ada yang berstatus pelajar dan ada pula yang tidak sekolah. Meski masih di bawah umur, proses hu­kum tetap berlaku karena ter­golong kejahatan luar biasa.

Baca Juga  Penjualan Tanaman Hias dari Bogor Diperluas ke 3 Benua

“Kalau korban sekarang masih mendapat penanga­nan medis untuk memulihkan psikologisnya,” kata Condro.

Pekan lalu, kasus pencabulan juga terjadi dengan korban bocah empat tahun. Seorang tukang kredit berinisial ST (22) ditahan karena ketahuan men­cabuli gadis di bawah umur AP (6) di Gang Aut, Kelurahan Gudang, Kecamatan Bogor, Kota Bogor.

Sementara itu, di Kabupaten Bogor belum lama ini juga ter­jadi kasus serupa dengan ko­rban bocah laki-laki di bawah umur.

Seorang penambang emas liar (gurandil) Y (35) melaku­kan pelecehan seksual terha­dap tiga anak di bawah umur, yakni RI 15, RA 14 dan AN 15. Ketiganya diajak memenuhi keinginan bejat pelaku usai menonton video porno di salah satu rumah di wilayah Nanggung, Kabupaten Bogor.

Baca Juga  Pegiat Kesehatan Hewan Canangkan Gerakan Sterilisasi 1000 Kucing dan Anjing

Atas maraknya kasus pen­cabulan, Condro juga men­egaskan soal sudah berlaku­nya Perppu Kebiri, Peraturan Pemerintah Pengganti Un­dang-undang (Perppu) No­mor 1 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak menjadi Undang-Undang. “Dendanya nggak main-main loh sampai Rp5 miliar. Ini yang harus diingat,” tegasnya.

(mam/c/feb/dit)

Leave a Reply

Your email address will not be published.