Selamat Ya Pak Anies…

by -

METROPOLITAN – Usai melewati pertarungan memperebutkan kursi DKI, hari ini Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) harus menghadapi sidang kasus dugaan penistaan agama. Ahok mengaku ikhlas dengan hasil tuntutan jaksa yang akan dibacakan, Kamis (20/4) hari ini. “Makanya ini kan takdir hidup orang, kan semua di tangan Tuhan. Saya besok akan jalani dengan sabar dan ikhlas. Apa pun yang dituntut jaksa penuntut umum,” kata Ahok di Kantor DPP Partai NasDem, Gondangdia, Jakarta Pusat, Rabu (19/4).

Setelah sidang pun Ahok mengaku akan kembali ke balaikota. Menurut Ahok, pembacaan tuntutan besok tidak akan berlangsung lama. “Yang pasti habis selesai baca tuntutan, saya kembali ke kantor balaikota untuk kerja. Bacanya (tuntutan) nggak panjang, kan,” tutur Ahok.

Sementara itu, soal hasil hitung cepat Ahok mengaku sudah menerima kekalahannya dalam Pilgub DKI. Meski belum ada penghitungan resmi dari KPU DKI, Ahok sudah mengucapkan selamat kepada pesaingnya, Anies-Sandi.

Baca Juga  Warga Sampai Antre di Balai Kota Karena Ingin Foto dan Curhat ke Ahok

“Selamat untuk pak Anies dan pak Sandi,” ujar Ahok. Ahok meminta para pendukungnya tidak terlalu larut dalam kesedihan karena kekalahan ini. Sebab bagi Ahok, jabatan adalah amanah dari Tuhan yang dapat dicabut dan diberikan sewaktu-waktu.
Ahok mengaku tak hanya kali ini kalah pemilu. Sebelumnya, pada 2007 dia kalah saat memperebutkan kursi Gubernur Bangka Belitung. “Kepada pendukung kami, kami mengerti pasti sedih kecewa, nggak apa-apa, percayalah kekuasaan itu Tuhan yang kasih,” tuturnya.

Dia juga meminta semua pihak berdamai dan melupakan konflik selama Pilgub Jakarta. Dia mengingatkan bahwa Jakarta adalah milik seluruh warga, bukan hanya golongan tertentu.

Dalam sisa jabatannya yang masih enam bulan, Ahok berjanji untuk menuntaskan pekerjaannya semaksimal mungkin. Dia juga terbuka kepada calon penerusnya Anies-Sandi jika hendak berkomunikasi soal program Pemprov DKI. “Kami terbuka untuk pak Anies dan Sandi untuk minta data apa saja, open government. Ini bukan presiden, tidak ada transisi atau apa, ini pilkada,” ucap Ahok.

Baca Juga  Gubernur Jakarta Anies Baswedan Positif Covid-19

Dia berharap apa yang telah dilakukannya di DKI bersama Djarot akan mengurangi beban Anies-Sandi ke depan. Dia juga berharap proyek-proyek di Jakarta segera diresmikan sehingga Jakarta sebagai ibukota republik ini semakin maju. “Kita ingin Jakarta baik, karena Jakarta rumah kita bersama,” tuturnya.

Hal sama juga diutarakan pasangannya Syaiful Djarot saat menggelar konferensi pers di Hotel Pullman, Jakarta Pusat, kemarin. “Berdasarkan quick count, pasangan pak Anies dan pak Sandi unggul. Oleh sebab itu, saya menyampaikan ucapan selamat sambil kita menunggu nanti hasil perhitungan secara real count,” kata Djarot.

Sementara itu, sesuai jadwal hasil perhitungan KPU DKI akan diumumkan pada 29 April.
“Pengumuman hasil penghitungan suara tingkat provinsi pada 29 April,” ucap Ketua KPU DKI Jakarta Sumarno. Secara rinci, hasil penghitungan suara di TPS siang tadi, akan direkapitulasi di tingkat kelurahan mulai Kamis (20/4). Setelah itu, data suara di seluruh kelurahan akan direkapitulasi di tingkat kecamatan.

Baca Juga  Warga Sambut Ahok di Balai Kota Dengan Bunga Dan Tangisan

Pada 26-28 April 2017 rekapitulasi di tingkat kabupaten kota dan besoknya rekapitulasi di tingkat provinsi. Jika tidak ada gugatan untuk pasangan calon yang kalah, maka pasangan calon terpilih ditetapkan antara 5-6 Mei 2017.

Sementara itu, pelantikan gubernur dan wakil gubernur terpilih akan dilaksanakan sesuai jadwal berakhirnya masa jabatan gubernur dan wagub saat ini yaitu Oktober 2017.
Sebagaimana diketahui, berdasarkan seluruh hasil hitung cepat lembaga survei, pasangan Anies-Sandi memenangkan Pilgub DKI Jakarta dengan selisih sekitar 18 persen.

(tib/feb/dit)

Leave a Reply

Your email address will not be published.