6 Santri Tewas Tenggelam di Bekas Galian

by -

METROPOLITAN – Innalillahi wa innailaihi rojiun. Mau menjemput enam santri Pondok Pesantren Mambaus Sholihin di Desa Suci, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Para santri yang juga kelas IX Madrasah Tsanawiyah itu tenggelam di kolam bekas galian C (tambang batu kapur) di Desa Suci,

Radar Surabaya (Jawa Pos Group), Jumat (19/5) melaporkan, keberadaan enam korban di bekas galian tambang itu rangkaian kegiatan outbond bersama 300 santri lainnya.

Enam korban yang tewas masing-masing:

1. Sholahudin Achmad, warga Jalan Gebang Putih, Kec Sukolilo, Surabaya.
2. M Royi Amanullah Rusydi, warga Jalan Jemur Wonosari Gang Lebar, Kec Wonocolo, Surabaya.
3. Abdul Rohman Nafis, warga Jalan Tambak Asri Tanjung, Kec Krembangan, Surabaya.
4. Ahmad Syafi’i, warga Jalan Industri Moroplang, Kec Babat, Lamongan; Yosar 5. Muhammad Ardyansyah Putra, warga Jalan Raya Pancawarna II Desa Petiken, Kec Driyorejo, Gresik.
6. Saifudin Zuhri Subagiyo, warga Nganjuk, Kec Cepu, Blora, Jateng.

Baca Juga  Purianto Disebut Sering Kekang Korban karena Cemburu Sebelum Tega Bakar Istrinya Sendiri

Sebelum kejadian, para siswa dan guru membentuk tiga kelompok di tiga pos outbond. Pada kelompok ketiga yang berjumlah 34 siswa digiring ke pos III oleh dua pemandu.
Selain pemandu, ada empat orang guru yang mendampingi.

Salah satu siswa, Hamdan menyebutkan, peserta outbond berangkat dari sekolah sekitar pukul 07.00. Mereka diajak melewati beberapa rintangan yang telah disiapkan.

“Ada yang guyon dan beberapa teman terdorong masuk ke air (kolam bekas galian C sedalam 2 meter, Red),” ujarnya.

SUMBER : JPNN.COM

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *