Astagfirullah…Beredar Rekaman Camat dan LSM ’86 Proyek RTLH’

by -

CIAWI – Persoalan gaya kepemimpinan Camat Ciawi, Bambang Setiawan yang dikeluhkan warganya kian hari kian memanas. Baru-baru ini beredar rekaman berdurasi tujuh menit delapan detik antara Camat dengan salah seorang anggota lembaga swadaya masyarakat (LSM), membahas terkait adanya keganjilan dalam pemberian dana Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Teluk Pinang, Citapen dan Cibedug.

Dalam jalannya percakapan rekaman yang menggunakan bahasa Sunda itu, garis besarnya Camat meminta kepada salah seorang anggota LSM untuk turun ketiga desa yang dimaksud, dengan tujuan untuk melakukan kongkalikong atau 86 agar informasi tersebut tidak beredar luas ke publik atau dilaporkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Cibinong. “Jangan bilang saya yang meminta. Masa sekelas LSM tidak kuat menindaklanjuti ini. Mainkan,” pekik kutipan suara yang diduga Camat Ciawi Bambang Setiawan di dalam rekaman tersebut.

Baca Juga  Pembangunan Perumahan Harus Sesuai RTRW

Menanggapi hal itu, Camat Ciawi, Bambang Setiawan meyakinkan, pada intinya pihaknya sudah melakukan rembuk bersama dengan para kepala desa (Kades), karena kemungkinan ada hal yang dirasa miss komunikasi. Rekaman itu sendiri sudah didengarkan secara bersama-sama di Kecamatan Ciawi pada Senin (16/5) kemarin.

“Itu sudah dikomunikasikan dengan para kades dan sudah didengarkan semuanya, yang pada akhirnya saling sama-sama menghargai atau menghormati dan menganggap persoalan itu sudah tidak ada dan tidak ada tujuan-tujuan yang lain,” kata Bambang saat dihubungi, kemarin.

Disinggung mengenai isi percakapan, menurutnya, semua sudah saling memahami, memaklumi dan memaafkan sesuai dari hasil mediasi yang sudah dilakukan. Saat ini, semuanya sudah kembali ke nol kilometer. “Sudah selesai semua, tidak ada persoalan. Kalaupun sampai ada pembahasan membawa Kejaksaan itu pihak lain,” ucap dia.

Baca Juga  Inspektorat Turun Gunung, 480 RTLH Diperiksa

Terpenting, dilanjutkan dia, saat ini Inspektorat Kabupaten Bogor tengah melaksanakan tugasnya untuk menilai pemberian dana RTLH yang diberikan kepada masyarakat. Sehingga, untuk adanya temuan atau tidak, tunggu saja hasilnya dari tim Inspektorat. “Kita juga belum tahu hasilnya seperti apa. Kita serahkan ke Inspektorat yang sedang melaksanakan tugasnya sesuai dengan acuan-acuan yang berlaku. Intinya dengan semua kades sudah clear and clean ya dan mediasi dimoderator oleh perwakilan dari Polsek Ciawi,” lanjutnya.

Kalau berbicara adanya rencana aksi demo terkait gaya kepemimpinannya yang dikeluhkan masyarakat, ia meyakinkan hal tersebut tidak ada, sebab persoalan ini sudah clear. Kemungkinan, ada pihak-pihak yang mengemas aksi ini. “Yang jelas semua sudah clear dan itu sudah ada Panit intel sebagai moderatornya. Kita kembali intropeksi semua,” tutupnya.

Baca Juga  Polisi Sebut Pasien RSUD Ciawi Bukan Suspect Corona, Tapi Kanker Payudara

(rez/c/yok)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *