Diduga Pungli, Camat Ciawi: Buktikan, Jangan Sampai Fitnah

by -

CIAWI – Gaya kepemimpinan Camat Ciawi, Bambang Setiawan nampaknya tak mendapat respon baik dari warganya. Adanya dugaan pembiaran terhadap oknum Satpol PP di Kecamatan yang melakukan tindakan pungutan liar (pungli) di Pasar Ciawi jadi keluhan yang disampaikan masyarakat Ciawi. Alhasil, jabatan Bambang di Ciawi pun tengah digoyang masyarakatnya sendiri.

Warga Desa Cibedug, Judin mengatakan, banyak alasan yang membuat warga Ciawi kecewa. Antara lain, pungli yang dilakukan pihak kecamatan terhadap para pedagang kaki lima (PKL) di sekitar Pasar Ciawi dengan dana sebesar Rp300 ribu sampai Rp500 ribu, sampai saat ini belum ditindaklanjuti. Sehingga, warga mendesak agar Bupati Bogor Nurhayanti segera turun tangan untuk memberikan sanksi tegas kepada Camat Ciawi.

Baca Juga  Telat Penyaluran Dana BOS, Kepsek Ini Pilih Pungli

“Tapi sampai sekarang tindakan tegas terhadap oknum Satpol PP yang melakukan pungli. Padahal camat juga tahu itu,” kata Judin.

Sementara itu, Ketua RT 3/4, Abdul Latif menambahkan, selain soal PKL, warga juga emosi saat mengetahui Camat Ciawi yang diduga merekomendasikan kepada LSM agar mempersoalkan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan beras raskin di Desa Citapen, Cubedug dan Telukpinang. Sehingga, membuat keadaan di masyarakat tidak kondusif dan meresahkan.

“Kami warga tidak terima karena masyarakat merasakan semua program. Semua program bantuan sampai ke masyarakat. Tidak ada penyimpangan. Perkataan camat Ciawi sama saja membuat tidak kondusif. Pokoknya kalau dalam seminggu ini tidak ada sanksi dari Bupati, kami warga akan demo camat. Maunya kami, camat dipindahkan saja,” tegas Ketua RT 3/4, Abdul Latif.

Baca Juga  Telur Cobra Teror Warga

Dirinya meyakinkan, semua Ketua RT dan RW yang berjumlah 33 orang terdiri dari 26 RT dan 7 RW 33 sudah sepakat agar Camat hengkang dari jabatannya di Kantor Kecamatan Ciawi. “Harus hengkang dari Ciawi. Karena kalau tidak pasti terulang. Karena bukan sekali ini saja camat membuat masalah,” tekan dia.

Hal senada dikatakan Ketua RT 3, Desa Cibedug, Dudih. Menurutnya, sampai saat ini di wilayahnya dana RTLH dan Raskin tak pernah ada persoalan. Sehingga, tidak benar jika Camat Ciawi mengatakan kedua dana itu terjadi persoalan di masyarakat.

“Waduh itu Camat Ciawi ngomongnya. Di desa kami Rutilahu dan Raskin tak pernah ada persoalan di masyarakat. Seharusnya ngomong baik-baik menyelesaikan persoalan. Tidak mengumbar kepada pihak lain. Kami tidak terima dituding, karena di lapangan kami selalu mendampingi. Selalu mengawal program,” ungkapnya.

Baca Juga  Polres Bogor Belum Juga Tetapkan Tersangka

Sementara itu, Camat Ciawi Bambang Setiawan mempertanyakan, bukti yang dimiliki warga atas dugaan tindakan pungli terhadap PKL. Karena, kalau memang ada petugas atau staf di bawahannya yang melakukan pungli, tentu akan ditindak oleh tim Saber Pungli.

“Terhadap siapa atau PKL mana yang di pungli saya minta data atau sebutkan siapa yang melakukan itu. Jangan sampai ini menjadi fitnah,” tutupnya.

(rez/b/yok)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *