Djarot Bantah Tertutup Soal Sinkronisasi Program Dari Anies-Sandi

by -

METROPOLITAN – Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta M Taufik menilai Plt Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menutup diri terkait sinkronisasi program milik Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Djarot sendiri membantah anggapan Taufik tersebut.

“Tertutup apa,” kata Djarot di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.

Menurut Djarot, sinkronisasi program Anies-Sandiaga harus lewat DPRD DKI. Alasannya, karena Pemprov DKI memiliki tim sendiri untuk penyusun anggaran di APBD perubahan 2017. Karena itu, tim sinkronisasi bisa menitipkan program mereka lewat fraksi Gerindra dan PKS di DPRD DKI.

“Iya dong kalau menurut saya (harus lewat DPRD DKI). Itu harus lewat DPRD karena di dalam penyusunan anggaran kami punya tim nih, tim dari anggaran eksekutif. Kalau itu ya lewat DPRD. Kan itu ada fraksi Gerindra, fraksi PKS, silakan lewat sana,” ucap Djarot.

Baca Juga  Tingkatkan Literasi, Stasiun MRT Miliki Gerai Baca

Sebelumnya, Taufik membandingkan pemerintahan Djarot dan Fauzi Bowo (Foke) dalam hal sinkronisasi program. Menurutnya Djarot terlalu menutup diri soal hal tersebut.

“Ya, menurut saya (Djarot) tertutup kalau kondisinya begini. Orang mau membangun masyarakat terus dipersulit, gimana. Memangnya beda yang mau dibina oleh Pak Ahok-Djarot dengan Anies-Sandi? Sama masyarakat Jakarta juga, gitu lo. Terus kenapa jadi ribet,” kata Taufik di gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.

Taufik mengatakan pemerintahan Fauzi Bowo dulu terbuka saat transisi ke era Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Menurutnya, semua tergantung apakah ada political will atau tidak.

“(Tim sinkronisasi ada) karena ini kan tidak disiapkan, ya kita siapkan (sendiri). Itu kan karena political will dari gubernur lama, Pak Foke,” kata Taufik, yang sebelumnya merupakan Wakil Ketua Timses Anies-Sandi.

Baca Juga  Viral Oknum Guru Mesum Ditoilet Masjid, Ini Tanggapan Wandik

sumber : detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.