Idap Tumor Langka, Dakir kehilangan Harta Benda

by -

MEGAMENDUNG – Puluhan tahun menderita penyakit tumor, tidak lantas membuat Dakir (65) warga Kampung Citalingkup, RT 03/03, Desa Megamendung, berpasrah diri. Dia terus berobat meskipun harus rela mengorbankan semua harta benda yang ia miliki.

Setiap hari tubuh dan wajah lelaki tua itu terus dipenuhi benjolan–benjolan. Meskipun sudah berobat ke berbagai tempat, penyakit yang dideritanya itu tidak kunjung sembuh. ”Awalnya sih hanya gatal-gatal di sekitar tangan dan punggung, tapi lama kelamaan malah tumbuh benjolan-benjolan di tubuh dan wajah saya,” ungkapnya.

Saat ini ia mengaku sudah tidak memiliki apa-apa, rumah yang menjadi tempatnya berteduh terpaksa dijual untuk biaya pengobatan. ”Kalau menurut dokter ini namanya Tumor Limpoma, saya sudah jalani operasi, tapi hasilnya selalu nihil,” jelasnya.

Baca Juga  Rumah Bidan Hangus Terbakar Dini Hari, Kerugian Capai Ratusan Juta

Pihak keluarga sangat berharap ada uluran tangan dari pemerintah untuk biaya pengo batan. Seperti yang dikatakan Elly, istri Dakir. Menurutnya, saat ini ia harus numpang di rumah saudara. ”Kami sudah tidak punya apa-apa lagi, seandainya saja pemerintah mau membantu, tapi kami tidak tahu cara yang harus ditempuh,” jelasnya.

Dia juga membeberkan, pengobatan terpaksa berhenti, karena biaya yang diperlukan sangatlah mahal sedangkan sang suami tak lagi berpenghasilan. “Pengobatan sangat mahal, sedangkan penghasilan tidak ada, harta benda sudah ludes dijual,” tutupnya.

(ash/b/suf/dit)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *