Sadis Aksi Geng Motor Habisi Nyawa Pria

by -

METROPOLITAN –Tindakan yang dilakukan geng motor ini sangat sadis.

Mereka tidak segan-segan menghabisi korbannya hingga tewas dengan menggunakan berbagai senjata tajam.

Seperti diketahui, Fajar Muhammad (24), pemuda warga Jati Cempaka, Jakarta Timur, tewas oleh sabetan dan tusukan senjata tajam yang dilakukan kawanan geng motor di Jakarta Timur.

Fajar sebenarnya bukan anggota geng motor, dia adalah warga biasa.

Atas kejadian ini, Polres Metro Jakarta Timur mengejar geng motor pelaku pembantaian Fajar Muhamad dan berhasil menangkap tujuh orang yang diangap sebagai pelaku geng motor yang meresahkan warga ini.

 “Sudah ada 7 orang yang kami tangkap. Mereka adalah para pelaku yang membantai Fajar Muhamad. Informasi kami, Fajar ini ternyata adalah warga Jati Cempaka dan bukan dari kelompok geng motor,” kata Kapolres Jakarta Timur, Komisaria Besar Andry Wibowo.

Baca Juga  Geng Swiss Depok Serang ABG Parung

Geng ini sangat sadis terhadap korbannya.

“Fajar tewas sampai penuh luka di sekujur tubuh. Sejauh ini kami juga masih dalami apakah korban juga masuk dalam kelompok geng motor atau tidak. Sebab keteranganya yang ada masih berlanjut,” katanya.

Untuk menindaklanjutin kasus ini, Andry mengaku, dalam waktu dekat polisi akan melakukan penyisiran di semua wilayah rawan kelompok motor.

Termasuk membentuk satuan kerja khusus yang fokus menangani kelompok motor sadis tersebut.

“Sedang kita siapkan. Satuanya berisi Intel, Reskrim, Narkoba dan Binmas. Kami akan bekerja untuk mendalami masalah yang berkembang ini. Mereka sudah berbuat onar dan mengancam kenyamanan masyatakat,” katanya.

Salah satu pelaku, Pahri Kesit mengaku terdorong seniornya yang memompa motivasi untuk berbuat onar.

Baca Juga  Diserang Geng Motor, Pasirangin Aktifkan Ronda

Dari merekalah, keberanian membacok dan membunuh didapatkan.

“Kalau gak ikut dikira orang culun. Padahal abang-abangan udah baik juga. Jadi mau gak mau ikut. Tapi saya menyesal karena ulah saya berahir jadi gini,” katanya.

Pahri mengaku, untuk membunuh Fajar menggunakan bambu warna hijau yang sudah mancung dengan panjang kurang lebih 1,5 meter.

Sedangkan Yusfa sebagai eksekutor membawa golok tajam.

Di saat bersamaan, Cakra menghantam dengan kayu warna coklat.

“Ya sudah kami hajar dia sampai habis. Di situ saya udah gak ada takut lagi. Pokoknya puas. Tapi sekarang menyesal,” tandasnya.

Pertempuran geng motor mencuat pada Sabtu lalu.

Ketika itu, kelompok motor dari Tambun konvoi iring-iringan sampai ke Pondok Gede dan Jatiwaringin, Jakarta Timur.

Baca Juga  Tiga Anggota Geng Motor di Bogor Jadi Tersangka Kasus Penjarahan dan Kekerasan

Warga yang kesal menghadang mereka dengan segala cara.

Termasuk mengepung dari dua kampung.

Sumber : tribunnews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *