Jelang Lebaran Pengrajin Bedug Sepi Order

by -

CIAWI – Bedug sebagai budaya yang pernah booming di kalangan masyarakat Indonesia, keberadaannya kini mulai terlupakan. Dahulu disetiap mesjid pasti ada bedug yang dipergunakan sebagai tanda masuknya waktu sholat, dan terkadang ditabuh pada saat hari raya,namun saat ini banyak masjid yang tidak memilkinya.

Menurut pengrajin bedug Asal Ciawi,Abdul Sholeh (60), di hari raya ini pesanan mulai sepi. Dulu biasanya ia kebanjiran pesanan mencapai 500 buah. “Yang besar 500 ribu,yang kecil 300 ribu,tapi sekarang pesanan lagi sepi,” katanya.

Fenomena tersebut menurut Budayawan Ciawi Andi, adalah sebagai langkah mundur dari kearifan lokal. Masih menurut dia,bedug menjadi ciri dan tradisi,dan identik dengan islam. Tapi saat sekarang sudah mulai ditinggalkan. “Pengeras suara menjadi pengganti,kalau dulu tanda waktu shalat kan menggunakan bedug,” jelasnya.

 

(ash/b/suf)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *