PT JDG Tuai Kecaman Aktifis Hingga Dewan

by -

PAMIJAHANLongsornya Water Way Cianten 1B  milik PT, Dinamikaoenergi (JDG) di Kampung Muara RT 03/02, Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan yang menyebabkan sebelas rumah warga hancur bagikan bola salju terus menggelinding. 

Tidak hanya warga sekitar dan KNPI Kecamatan yang menuntut perusahaan listrik di tutup, Anggota DPRD  Provinsi Jawa Barat Asep Wahyu Wijaya dan Wahli Jabar angkat bicara.

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Asep Wahyu Wijaya menjelaskan, dua kali musibah yang menimpa warga Kampung Mura, Desa Cibunian yang di akibatkan perusahaan merupakan cerminan, bahwa Pemkab Bogor harus benar-benar serius dalam menangani kasus ini.

“Pertama merugikan petani ikan, sekarang rumah warga akibat jebolnya waterway berarti ini ada kesalahan, ” ujar Asep saat ditemui Metropolitan, kemarin

Sebelumnya, sambung dia, warga minta di relokasi ketempat yang aman kepada perusahaan, tapi tidak digubris hingga terjadi musibah.Padahal, keamanan dan kenyamanan warga dalam sebuah proyek pembangunan harus menjadi issu utama jangan malah diabaikan.

“Sebelumnya perusahaan tersebut berdiri seharusnya diperhatikan kajian dampak lingkungan jangan maen mengizinkan saja, ” kesalnya.

Sementara itu, WALHI Jabar Dadan Ramdani, dalam akun Facebook nya mengecam kejadian itu. Dan dia menuliskan kejadian itu diakibatkan oleh perusahaan PT JDG.

“Ini adalah longsor ketiga yang menerjang pemukiman warga, sawah dan kebun Warga tanggal 10 Juni 2017 di akibat kan oleh operasi pembangunan PLTMH Swasta milik PT JDG Cibunian di Kampung Muara desa Cibunian Sungai Cianten Pamijahan Bogor,” tulis Dadan dalam akun Facebooknya.

 

(ads/c/yok)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *