Ratusan Siswa SD se-Kota Bogor Laksanakan Sanlat

by -

METROPOLITAN – Puluhan ribu siswa-siswi SDN di Kota Bogor, Senin kemarin mulai mengikuti pesantren kilat (sanlat) Ramadan 1437 H selama tiga hari di se­kolahnya masing-masing. Tujuannya untuk penguatan karakter bagi peserta didik melalui hikmah Ramadan dengan sasaran meningkatkan kualitas keimanan para siswanya.

Selain itu juga untuk mengisi waktu se­belum pembagian nilai hasil belajar selama satu tahun pelajaran. ”Kalau sanlat di se­kolah ini, kami memberikan materi berupa kegiatan-kegiatan yang bernapaskan ro­hani dan pendalaman ilmu-ilmu agama, misalnya membaca Alquran, praktik wud­hu, salat, tayamum, adzan, menghafal surat-surat pendek dan ayat-ayat pilihan, doa-doa, mendengarkan ceramah dan berdiskusi tentang keislaman,” ujar Ke­pala SDN Polisi Satu (Polsat) Hidayat ke­pada Metropolitan, kemarin.

Menurut dia, sanlat yang diikuti ratusan siswa kelas 1 hingga kelas V ini rutin tiap bulan suci Ramadan dilaksanakan. Untuk itu, ia berharap dengan mengikuti sanlat ini dapat meningkatkan ketakwaan para siswa sekolah serta menanamkan kepedu­lian sesama. ”Mudah-mudahan usai mengik­uti sanlat, selain mendapatkan ilmu agama dan dapat menjalankan ibadah puasa dengan khusus, para siswa juga memperoleh ba­nyak pengalaman berharga misalnya, ber­latih mandiri, rasa sosial dan setia kawan jadi lebih meningkat serta memupuk rasa kebersamaan,” imbuhnya.

Kegiatan sanlat juga dilaksanakan di SDN Cipaku Perumda, Kecamatan Bogor Selatan. Kata Kepala SDN Cipaku Pe­rumda Nanah Sutianah, kali ini kegiatan sanlat diisi dengan menyantuni anak ya­tim. ”Diawali dengan salat Duha dan di­lanjutkan dengan kegiatan membaca ayat-ayat suci Alquran dengan tema meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta mari kita bersama-sama mendidik anak-anak kita ke jalan Allah,” kata Nanah.

Di tempat berbeda, sanlat juga dilaksana­kan di SDN Sukasari, Kecamatan Bogor Timur. Bahkan, kata Kepala SDN Sukasari Radite bahwa kegiatan sanlat di sekolah ini juga akan diisi dengan pembagian sem­bilan bahan pokok (sembako) kepada siswa-siswi yang kurang mampu dan anak yatim. ”Pembagian sembako itu akan dilaks­anakan setelah penutupan kegiatan sanlat. Sedang kegiatan selama tiga hari ini akan diisi dengan salat Duha, pembacaan ayat-ayat suci Alquran,” ujar Radite.

Sedangkan kegiatan sanlat di SDN Cilen­dek 2, Kecamatan Bogor Barat, diisi dengan berbagai materi di antaranya hafalan surat-surat pendek dan bacaan salat. ”Yang ter­penting dalam kegiatan sanlat ini, karakter peserta didik bisa terbentuk, terutama berahlak baik, sopan dan santun, patuh terhadap orang tua dan guru di sekolah. Selain itu, para peserta didik paham dan mengerti arti pentingnya salat lima waktu dan dapat memperdalam agama Islam,” ujar Kepala SDN Cilendek 2, Syamsudin Yusuf.

(dod/rul/tur/ar/mam/dit)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *