Sejumlah SMP di Kota Bogor Gelar Sanlat

by -

METROPOLITAN – Ratusan siswa kelas VII dan Kelas VIII SMP Negeri 20 Kota Bogor, mengikuti pekan pesantren kilat (sanlat) Ramadan di sekolahnya. Kegiatan yang mengambil tema ‘Penguatan Karakter bagi Peserta Didik Melalui Hikmah Ramadan’ berupa salat Duha, tadarusan serta mengadakan kegiatan bakti sosial (baksos) menyantuni anak yatim. Sasarannya untuk meningkatkan kualitas keimanan siswa.

Ketua Panitia Pesantren Kilat (Sanlat) SMPN 20 Subandi mengatakan, sanlat tersebut merupakan kegiatan rutin yang dilaksankan pihaknya setiap tahun dan diikuti semua siswanya. Pihaknya juga melakukan santunan kepada anak yatim. “Dana untuk kegiatan sanlat dan baksos tersebut diperoleh dari sumbangan para peserta didik. Kemudian, disalurkan kepada anak-anak yatim yang ada di sekitar sekolah ini. Alhamdulillah, kegiatan tersebut mendapat sambutan baik dari para orang tua siswa,” ujarnya, kepada Metropolitan.

Selain itu menurut dia, sanlat Ramadan ini tujuannya untuk mengembangkan kecerdasan spiritual pada siswa dengan didampingi guru pembimbing. “Harapan kami supaya para siswa dapat menjadi muslimin dan muslimat yang bertakwa kepada Allah SWT. Karena sanlat pada hakekatnya adalah kegiatan yang dirancang layaknya pondok pesantren yang membina santri-santrinya,” terangnya.

Kegiatan sanlat juga dilaksanakan di SMP Kosgoro. Menurut Kepala SMP Kosgoro Abdullah, kegiatan sanlat ini selain mengisi bulan penuh berkah dan ampunan juga guna pembinaan Akhlakul Karimah sehingga mereka menjadi pribadi yang santun serta berlandaskan nilai-nilai agama Islam. “Kegiatan sanlat ini selalu kami laksanakan tiap tahunnya agar para siswa memahami betul pentingnya menjalankan ibadah puasa sebagai bagian dari rukun Islam yang keempat,” paparnya.

Dalam kegiatan sanlat ini, lanjut Abdullah, para siswa diingatkan kembali pentingnya menjalankan ibadah puasa sebagai kewajiban umat muslim selama sebulan penuh dengan menahan rasa lapar dan haus. Bukan hanya menahan rasa lapar dan haus saja melainkan juga harus menahan godaan lainnya yang bisa membatalkan nilai ibadah puasa.

Selain itu, tambah Abdullah, sanlat ini juga diperkenalkan kepada para siswa cara memandikan jenazah sampai mengafani yang dilanjutkan dengan tata cara salat mayat. “Semoga saja kegiatan sanlat yang diselenggarakan SMP Kosgoro tahun pelajaran 2016-2017 dapat bermanfaat bagi seluruh aktivitas akademika yang ada di SMP Kosgoro baik siswa, guru dan semoga sanlat ini mendapat ridha Allah SWT dan berkah untuk kehidupan mereka di dunia dan di akhirat,” harapnya.

(rob/dod/tur/ar/mam/dit)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *