PPP Islah, AY Buka Diri Bagi Kader Yang Mau Kembali

by -

METROPOLITAN – Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Jakarta me­nerima permohonan banding Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) serta PPP kubu Romahurmuziy. Melalui amar putu­san Nomor: 58/ B/2017/PT.TUN.JKT, PTTUN Jakarta memenangkan Menkumham dan PPP kubu Romahurmuziy dalam sengketa kepengurusan partai berlambang Kakbah itu. Pasca islah tersebut, PPP Jawa Barat membuka diri bagi pihak yang yang se­lama ini berseberangan atau berada di kubu lain.

Ketua DPW PPP Jawa Barat (Jabar) Ade Yasin (AY) mengatakan, di Jabar ia tidak merasa kehilangan kader akibat dualisme yang terjadi selama ini. Sebab, menurut AY, semua kader PPP di Jabar berada di pengurusan PPP yang dipimpin Romi. “Di Jabar itu struktur ada di kami, jadi kami tidak kehilangan kader sebetulnya. Kami juga tidak pernah merasa kubu-kubuan atau mengotak-kotakkan anggota partai, terlebih itu internal PPP sendiri,” kata AY kepada Metropolitan, belum lama ini.

Baca Juga  Warga Jabar Paling Terpengaruh Pilkada DKI

Menurut AY, pihak-pihak yang selama ini mengaku berseberangan atau berada di kubu lain merupakan orang-orang yang sudah tidak aktif di PPP, tetapi diaktifkan kembali. Meski demikian, perempuan yang telah mendeklarasikan diri maju di Pemi­lihan Bupati (Pilbup) Bogor 2018 ini tetap membuka pintu lebar-lebar bagi siapa pun yang ingin kembali ke Rumah Besar Umat Islam. “Yang kubu kemarin itu orang-orang yang sudah tidak aktif tapi diaktifkan lagi dan yang di luar partai dimasukin, berarti bukan orang dari struktur kami. Tapi sila­kan saja kalau mau bergabung, kami selalu membuka diri,” paparnya.

Sementara untuk Pemilihan Kepala Dae­rah (Pilkada) Serentak 2018, AY sudah melakukan sejumlah persiapan. Mulai dari mendeklarasikan diri sebagai bakal calon hingga melantik tim pemenangan di tingkat kecamatan hinga desa. “Kami sudah persiapan ini sejak lama. Kami pu­nya tiga kendaraan besar yaitu PPP, RYC, dan tim pemenangan. Di samping itu ada juga relawan-relawan kami yang sudah terbentuk dan siap bergerak seperti Dulur AMY, Balad AMY dan lainnya,” pungkas AY yang juga wakil Ketua DPRD Kabupa­ten Bogor ini.

Baca Juga  Jk: Pemerintah Tidak Campuri Urusan Pilkada Dki

(fin/b/ram/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published.