Anggota Pramuka Kawal Pilwalkot Bogor

by -

METROPOLITAN – Penyelenggaraan pilwalkot Bogor 2018 tampaknya tak hanya menjadi perhatian lintas instansi di Kota Hujan. Gerakan Pramuka Kwarcab Kota Bogor pun diajak mengawal perjalanan bursa pemilihan kepala daerah lima tahunan tersebut. Hal ini disampaikan saat kegiatan rakor pengawasan pemilihan umum partisipatif diselenggarakan Panitia Pengawas Pemilu Kota (Panwaskot) Bogor di Hotel Pangrango 2, kemarin.

Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Bogor Ade Sarip Hidayat menjelaskan, gerakan yang melibatkan unsur pramuka dalam pengawasan di pilkada 2018 sangat positif, terlebih Kota Bogor yang memulai gerakan tersebut di Jawa Barat (Jabar). “Ini sejarah pertama di jabar,” kata Ade yang juga Sekretaris Daerah Kota Bogor itu.

Baca Juga  Sekda Bebersih Terminal Baranangsiang

Menurut Ade, ia tidak berharap penandatanganan kesepahaman ini sekadar seremonial belaka, tetapi perlu dimaknai tujuannya sebagai penggerak generasi muda yang hebat. Karena dengan penyelenggaraan yang baik, dampaknya dapat mewujudkan mimpi membuat Kota Bogor yang nyaman, masyarakat yang madani, termasuk pemimpin yang amanah. “Ini menjadi rujukan dalam bentuk penyampaian informasi dan pelatihan. Suka tidak suka harus dilakukan dalam kegiatan pilkada yang baik, jujur, adil dan rahasia,” ucapnya.

Ade menjelaskan, hal tersebut menjadi sebuah pembelajaran bagi Kwarcab untuk membimbing dan membina generasi muda dalam kepanduan pramuka. Sebab, ia optimis pramuka memiliki modal yang tulus untuk berbuat dan turut serta melakukan pengawasan pilkada. “Paham berperilaku dengan baik, termasuk berbangsa dan bernegara. Mereka juga tugasnya hanya melihat, mendengar dan mencatat, dengan bukti apa saja disampaikan kepada Panwaskot biar bisa disikapi,” ujarnya.

Baca Juga  Naas,Pencemaran Sungai Paling Parah Yaitu Di Bogor Timur

Sementara itu, Ketua Panwaskot Bogor Yustinus Eliyas Mau menjelaskan, kerja sama ini dilakukan agar relawan dan Kwarcab Pramuka terlibat dalam partisipatif relawan pengawasan pilkada 2018. Yakni dengan melakukan pengawasan di setiap daerah jika ditemukan pelanggaran administratif yang dilakukan calon wali kota dan wakil wali kota di pilwalkot Bogor 2018. “Ini merupakan instruksi Bawaslu Provinsi Jabar yang meminta melibatkan partisifatif relawan. Jika ditemukan, dilaporkan ke Panwascam. Tetapi intinya jangan sampai terjadi proses pelanggaran,” tutupnya.

(rez/b/ram/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published.