Lindungi Hak Konsumen, Disperdagin Siapkan Alat Tera Ulang

by -

METROPOLITAN – Masyarakat Kabupaten Bogor tidak harus datang keluar daerah untuk melakukan tera alat timbangan. Kini, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Bogor sudah memiliki alat tera sendiri dilengkapi tujuh orang tenaga khusus.

Tidak hanya itu, Disperdagin juga giat melakukan penyuluhan pentingnya kemetrologian terutama tera ulang kepada puluhan pengusaha dan konsumen. Sosialisasi tersebut tidak hanya di Kecamatan Cibonong, tapi juga di tujuh kecamatn lainnya.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Bogor Dace Supriyadi menuturkan, kehidupan manusia tidak lepas dari unsur ukur mengukur atau ilmu pengukuran. Karena proses pengukuran dalam kehidupan merupakan satu hal yang tidak bisa di tiadakan atau di abaikan.

Sebagai upaya melindungi konsumen dari hal yang ketidak pastian diperlukan alat ukur yakni dengan penggunaan alat Ukur Takar Timbangan dan Perlengkapan (UTTP) yang baik.

Sesuai Undang-Undang Metrologi Legal nomor 2 tahun 1981 dan Undang-Undang nomor 23 tahun 2014 dan mewajibkan pemerintah daerah melakukan sidang tera atau tera ulang untuk menjamin terlaksananya pengukuran yang benar kepada masyarakat. Oleh kareanya dengan adanya Kantor Pelayanan Metrologi Kabupaten Bogor masyrakat sangat terbantu,” ujar Dace .

Sementara itu, Kasie Metrologi Legal pada Kantor Pelayanan Metrologi Kabupaten Bogor Jaya Sanirin menerangkan dalam melakukan sidang ulang ini jajarannya menguji seluruh alat timbang dan ukur. Untuk alat ukur atau timbang yang tidak bisa diuji di lokasi, seperti alat ukur pom bensin,gas elpiji atau alat timbang kendaraan truk bisa datang langsung ke kantor yang ada di Jalan Raya Cibuluh, Bogor. Terkait biaya tera ulang, untuk alat UTTP yang baik tidak dikenakan biaya dan bagu alat UTTP yang rusak akan dikenakan biaya reparasi atau perbaikan.

“Sementara ini reparasi atau perbaikan alat UTTP tidak dikenakan biaya, tapi kalau Perda Retribusi Tera Ulang sudah terbit maka akan dikenakan biaya yang terjangkau. Rencana kami Perda Retribusi Tera ini terbit pada bulan Januari tahun 2018,” tambahnya.

Pria asli Dramaga, Kabupaten Bogor menambahkan, pada tahun 2018, Kantor Pelayanan Metrologi Kabupaten Bogor akan melakukan tera ulang secara periodik di 23 pasar kecamatan maupun pasar desa.

“Tahun 2018 kami punya motto, tidak ada hari tanpa tera ulang. Tahun ini kami juga sudah menera ulang alat UTTP ke 12 pasar kecamatan seperti Cibinong, Citeureup, Cariu, Jonggol, Cileungsi, Babakan Madang, Gunung Putri, Bojonggede, Parung, Ciseeng, Gunung Sindur dan Parung Panjang dengan hasilnya 90 persen alat UTTP yang ada masuk kategori baik,” tukasnya.

(ads/b/feb)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *