Ratusan Bangli Diberangus Satpol PP

by -

METROPOLITAN-Sebanyak 168 bangunan liar (bangli) dibongkar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor, kamis (30/11/17). Sebab, bangunan tersebut tak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Pantauan  dengan melibatkan 200 personil dibantu 150 dari Kepolisian Resor Bogor dan Depok eksekusi tetap berjalan meski warga memprotes. Pasalnya warga mengaku telah memiliki sertifikat tanah beserta Akta Jual Beli (AJB).

Salah satunya Sugiarto (50) warga Kampung Gedong RT 03/10 Desa Bojong Gede Kecamatan Bojonggede. Dia mengaku menolak pembongkaran lantaran memiliki sertifikat dan AJB.

“Bahkan kemarin saya legalisir dan camat mengatakan itu tanah sah leter C,” ujarnya.

Menurut Sugiarto, memang bangunannya tidak memiliki IMB. Tetapi ia telah mengurusnya dan telah mendapatkan resi. Padahal, kata dia, berdasarkan hukum itu sudah sah. Terlebih, pembongkaran terkesan terburu-buru karena pemasangan segel hanya dua hari berselang sebelum eksekusi.

Baca Juga  Perokok Bakal Ditindak Ditempat

“Kemarin ada perintah dari kecamatan untuk mundur dua meter, itu sudah dilakukan tetapi kenapa masih dibongkar?” tanyanya.

Meski demikian dia hanya bisa pasrah saat rumahnya diratakan dengan tanah. Untuk sementara Sugiarto, bersama istri dan anaknya akan menumpang di rumah tetangganya. “Barang-barang juga dititipkan,” imbuhnya.

Sementara itu, kuasa hukum Sugiarto, Benedictus Abdi Situmeang menilai eksekusi mendadak. Padahal menurut aturan kata dia, harus ada pendekatan terlebih dahulu kepada keluarga, RT dan RW.

Saat diminta surat pembongkaran, kata dia, pihak Satpol PP tidak bisa menunjukkannya. “Kita akan mengambil jalur hukum untuk ganti rugi terhadap para pemilik sertfikat,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Penegakkan Perundang-Undangan Satpol PP Kabupaten Bogor Agus Ridhallah menegaskan pembongkaran tersebut murni penegakkan Perda tentang IMB dan Ketertiban Umum. Sehingga Satpol PP tidak melihat apakah itu tanah negara, tanah milik atau tanah ada.

Baca Juga  Mourinho Layangkan Pujian Saat Rooney Siap Tampil

Bahkan tahapan secara aturan sudah dilakukan mulai dari teguran tata bangunan hingga surat peringatan. “Semuanya tidak memiliki IMB. Kalau urusan sertifikat tanah yang sah atau tidak itu bukan ranah kami,” ungkapnya.

Rencananya, lahan tersebut akan menjadi ruang terbuka hijau yang akan diprogramkan oleh dinas teknis terkait. Namun dia menegaskan tidak ada biaya ganti rugi.

Sebab di dalam aturan pun tidak ada. “Kalau ada yang mau menuntut silahkan, itu hak mereka untuk melakukan upaya-upaya,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.