1,2 Juta Orang Masuk Kebun Raya Bogor

by -

Sebagai ikon Kota Bogor, Kebun Raya Bogor (KRB) masih menjadi destinasi wisata favorit. Buktinya saat libur Natal dan Tahun Baru 2018, jumlah pengunjung meningkat. Bahkan sepanjang 2017, 1,2 juta orang sudah mengunjungi KRB.

Kenaikan jumlah wisatawan yang datang ke pusat konservasi lingkungan tersebut sebesar 33 persen, dibanding tahun lalu. Pengawas Unit Pelayanan Jasa Kebun Raya Bogor Upun Punijar mengatakan, total pengunjung KRB selama 2017 tercatat sebanyak 1.296.714 orang. Pada libur akhir tahun ini saja, selama satu minggu sejak Sabtu (23/12), ada 105.034 yang mengunjungi objek wisata di tengah Kota Hujan ini. Dibanding tahun 2016, lanjut Upun, ada peningkatan jumlah sekitar 33 persen.

“Untuk libur Natal dan Tahun Baru kali ini, lonjakan pengunjung terjadi pada hari ini (kemarin, red), yaitu sebanyak 23.443 orang. Setelah sebelumnya selama Sabtu (23/12) lalu, pas awal masa liburan sampai 30 Desember, paling banyak di kisaran 12 ribuan orang. Nah hingga penghujung 2016, jumlah pengunjung ada di kisaran 950ribuan orang, tidak menyentuh angkat satu juta, seperti tahun 2017,” katanya kepada Metropolitan, kemarin.

Dari 23.443 pengunjung di hari terakhir tahun 2017 tersebut, sambung Upun, 23 orang diantaranya merupakan wisatawan asing yang berasal dari Eropa dan Amerika Serikat. Wisatawan asing asal Eropa, didominasi warga dari Negara Belanda. “Kan mereka punya kedekatan historis, nenek moyangnya pernah lama mendiami Indonesia. tiap bulan memang paling banyak orang dari Negeri Kincir Angin tersebut yang berkunjung. Ada yang hanya kepentingan hiburan, ada juga yang untuk keperluan studi,” ungkapnya.

Baca Juga  Tolak Kebun Raya Bogor Dikelola Swasta, Budayawan Bakal Ontrog Kantor Ridwan Kamil

Jumlah tersebut, lanjut Upun, kurang lebih sama dengan jumlah pengunjung di hari terakhir 2016. Untuk wisatawan lokal, pengunjung dari Jadetabek mendominasi. “Hampir sama lah, tahun lalu juga di kisaran 23.000, ada kenaikan. Ini juga berarti KRB masih jadi favorit, apalagi untuk warga Jadetabek, mungkin disini kan lebih sejuk dari tempat asal pengunjung, udaranya segar, kan itu yang dicari, sambil memberi edukasi pada anak-anak,” tandasnya.

Sementara Kepala Kebun Raya Bogor LIPI Didik Widyatmoko menjelaskan, jika membandingkan jumlah wisatawan pada liburan akhir tahun 2016 dengan 2017, naik 15 persen. Menurutnya, perkembangan tata kota Bogor jadi salah satu pemicu kenaikan jumlah wisatawan ke KRB. Bila Rata-rata pengunjung KRB hari-hari biasa sekitar 4.000 orang. terjadi kenaikan cukup signifikan pada libur Natal dan Tahun Baru 2018 ini.

“Bila dibandingkan dengan liburan Natal-Tahun Baru tahun kemarin, naik sekitar 15 persen. Kenaikan ini, juga didorong perkembangan tata kota, khususnya seputaran KRB, alias Sistem Satu Arah (SSA), yang punya jalur pedestrian yang baik. Beberapa juga, bahkan awalnya hanya muter-muter SSA, akhirnya masuk ke KRB,” katanya.

Baca Juga  Cek Kesehatan Pohon di Kebun Raya Bogor, Ini Rekomendasi Peneliti LIPI

43.562 Mobil Masuk Bogor

Polresta Bogor Kota mencatat kendaraan yang keluar masuk Kota Bogor melalui dua pintu tol yakni exit tol Bogor dan exit tol Bogor Outer Ring Road (BORR) masih tinggi, dan cenderung meningkat sejal awal libur Natal, minggu lalu. Pada hari Natal, Senin (25/12) lalu, jumlah kendaraan yang masuk berada di angka 15 ribuan, dan meningkat pada hari pertama awal tahun 2018.

Menurut Kepala Satuan (Kasat) Lalu Lintas (Lantas) Polresta Bogor Kota Kompol Bramastyo Priaji, kepadatan kendaraan kemarin sudah diprediksi karena bertepatan dengan hari terakhir liburan perayaan malam akhir tahun 2017. Sejak Minggu (31/12) lalu, hingga Senin (1/1) pagi, ada 43.562 kendaraan masuk ke Kota Bogor, dan 37.055 kendaraan keluar Bogor.

“Memang kebanyakan keluar masuk exit Tol Bogor, ada 24.633 kendaraan yang masuk Bogor, sedangkan dari gate Tol BORR ada 18.929 kendaraan. Namun jumlah itu tidak terpaut jauh sih, dan angka itu juga masih padat jika dibandingkan hari-hari biasa, bahkan dibanding libur Natal lalu,” katanya kepada Metropolitan, kemarin.

Bahkan, sambung Bram, bila dibandingkan dengan Sabtu (30/12) lalu, ada peningkatan yang signifikan. Sebab, hanya selang satu hari, lonjakan kendaraan yang masuk Kota Bogor sekitar 300 persen atau bertambah 31.423 kendaraan, dari jumlah yang masuk sebesar 12.139 kendaraan, Sabtu (30/12).

Baca Juga  H+2 Lebaran, Kebun Raya Bogor hingga Kuliner Surken Dipadati Wisatawan

“Sama halnya dengan kendaraan yang keluar Bogor, ada peningkatan jumlah sekitar lebih dari 100 persen. Artinya, kepadatan kendaran di Kota Hujan cukup tinggi, bila melihat tren dari dara tersebut. Apalagi hari ini (kemarin, red) kan prediksi hari terakhir kepadatan arus lalu lintas, termasuk arus balik wisatawan yang berkunjung ke Kota Bogor,” lanjutnya.

Terpisah, Kapolresta Bogor Kota Ulung Sampurna Jaya memaparkan, secara umum pihaknya sudah mampu menciptakan situasi pada perayaan pergantian tahun di wilayah Kota Bogor. Beberapa indikator diantaranya, pada perayaan malam tahun baru arus lalu lintas terbilang kondusif dan bisa diantisipasi serta menekan adanya pesta kembang api yang berlebihan, karena secara umum bunyi suara ledakan masih bisa ditolerir.

“Tidak ada antrian kemacetan berlebihan di lingkar SSA Kebun Raya, Jalan Pajajaran, Jembatan Merah, Baranangsiang, maupun di tempat konsentrasi massa lainnya, arus lalu lintas tetap lancar kondusif. Operasi yang dijalankan juga bisa menekan angka kecelakaan lalu lantas dengan adanya penindakan secara tegas yang secara berkesinambungan pada pelanggar,” tutupnya. (ryn/c/els)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *