DUEL DUO ADE DI PILBUP BOGOR

by -

Petarungan politik di pemilihan bupati (Pilbup) Bogor 2018 dimulai. Genderang perang ditabuh menyusul resminya pasangan Ade Yasin-Iwan Setiawan mendaftarkan diri sebagai calon bupati dan wakil bupati Bogor, Selasa (9/1) kemarin. Ini disusul dengan pasangan Ade Ruhandi-Inggrid Kamsil yang dijadwalkan bakal mendatangi kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bogor, Rabu (10/1) hari ini. Duel duo Ade bakal jadi petarungan sengit dalam perebutan kursi F1 Kabupaten Bogor.

Bersama tiga partai, PPP, Gerindra dan PKB mengusung duet Ade Yasin-Iwan Setiawan sebagai calon Bupati dan wakil Bupati Bogor 2018. Bebekal 16 kursi, keduanya menargetkan menduduki singgasana sebagai orang nomor satu di Bumi Tegar Beriman.

Begitu pula dengan Ade Ruhandi-Inggrid Kamsil, pasangan yang didukung empat partai politik yakni Golkar, Demokrat, Nasdem dan PAN bakal mendeklarasikan diri sebagai paslon Bupati dan Wakil Bupati Bogor 2018 di Kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Bogor.

Keduanya dijadwalkan bakal mendatangi kantor KPU Kabupaten Bogor untuk mendaftarkan diri sebagai peserta Pilkada 2018, Rabu (10/1) siang ini. Dengan pendaftaran tersebut, maka ini menjadi penanda bahwa duel duo Ade di Pilbup Bogor akan dimulai.

Menurut Pengamat Politik, Yusfitriadi kedua paslon yang memiliki selisih 3 kursi memiliki peluang besar memenangkan Pilbup Bogor dibanding pasangan lainnya. Selain karena memiliki jabatan strategis di pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Bogor, pasangan Ade-Iwan dan Ade Ruhandi-Inggrid Kansil juga memiliki basis suara yang tak bisa dianggap enteng.

Pertama, dari figur Ade-Iwan, Yus meyakini kalau trah Yasin di Bumi Tegar Beriman masih mengakar. Sehingga, para loyalis Rachmat Yasin bisa dikerahkan untuk kembali memilih Ade Yasin di hajat politik yang bakal dihelat 27 Juni mendatang.

Baca Juga  Ade Yasin Beri Pesan untuk PT PPE

Sedangkan, Ade Ruhandi diuntungkan dengan mesin partai pengusungnya yang terbilang masif hingga ke tingkat akar rumput. Ditambah dengan jabatan Jaro Ade sebagai Ketua DPRD Kabupaten Bogor yang dinilai memiliki kekuatan efektif untuk mendekatkan diri dengan masyarakat.

Ade Yasin diuntungkan dengan dukungan dari kalangan ulama, pesantren-pesantren, majleis taklim dan kades yang pernah di SK-kan di zaman RY. Itu jadi basis suaranya. Sedangkan Jaro Ade, dia juga bisa menggerakan ASN (Aparatur Sipil Negara-red) walaupun tidak secara langsung terlibat kampanye,”beber Yus.

Hanya saja, Yus melihat adanya kekurangan dari masing-masing paslon yang harus diantisipasi. Yakni terkait sosok wakil yang dianggap tidak populer dan banyak memberikan investasi sosial di masyarakat.

Bahkan, lanjut Yus, walaupun Demokrat memasangkan Jaro Ade dengan Inggrid yang notabene adalah artis dan mantan anggota DPR RI, hal ini tidak memberikan pengaruh besar terhadap dukungan suara.

Kecuali kalau Demokrat menerjunkan AHY untuk bantu dongkrak suara mereka (Ade-Inggrid). Karena dia kan bisa dibilang artis zaman jebot, untuk pemilih sekarang juga tidak terlalu kenal,”paparnya.

Penilaian ini juga sama bila melihat sosok Iwan Setiawan yang didaulat jadi wakil Ade Yasin. Menurutnya, meski memiliki posisi sebagai Wakil Ketua DPRD, figur Iwan hanya terlihat aktif di dapilnya.

Jadi invetsasi sosialnya itu sama-sama tidak banyak. Beda dengan duo Ade yang memang sejak awal mempersiapkan diri. Apalagi Jaro Ade juga betul betul memelihara komunikasi lewat media sosial. Ini penting di era kekinian,”pesannya.

Sementara itu, jika dilihat rekam jejak kedua paslon, duo Ade rupanya sama-sama memiliki celah untuk menjadi bahan black campaign. Sebut saja kasus korupsi anak Syarief Hasan yang merupakan suami dari Inggrid Kansil. Juga tentang latar belakang pendidikan Jaro Ade. Menurutnya hal-hal itu perlu diantisipasi tim sukses masing-masing agar kejadian masa lampau tidak memberi pengaruh negatif pada pecalonannya.

Ade Yasin juga punya celah itu dengan kasus korupsi kakaknya. Ini yang perlu diperhatikan,”urainya.

Calon Bupati Bogor Ade Yasin mengaku akan siap memenangkan Bahkan ia pun siap memenangkan petarungan kursi bupati di Pilkada tingkat Kabupaten Bogor dan kembali melanjutkan program kerha bupati sebelumnya.

Kami bertekad melanjut program RY dan Ibu Nurhayanti. Termasuk menaikan honor RT/RW dan guru honorer,”tegas Ade mengawali janjinya maju di Pilbup Bogor.

“Mulai hari ini silaturahmi ke setiap warga di pelosok Kabupaten Bogor akan dilakukan berdua dengan wakil saya yaitu Iwan Setiawan,”timpalnya di hadapan relawannya di deklarasi Ade-Iwan di Stadion Pakansari.

Sementara itu, Wakilnya Iwan Setiawan mengaku berani maju karena punya pengalaman di DPRD Kabupaten Bogor. “Kami siap mengelola asset Pemkab Bogor. Karena amanat dari warga Bgr,” imbuhnya.

Ketua Umum PPP Romahurmuziy mengatakan pasangan Ade-Iwan bisa lebih memajukan Kabupaten Bogor. Karena mereka adalah orang berpengalaman dii organisasi.  “Kita berikhtiar, Allah yang nentukan. Yang namanya kekuasaan dan agama itu tidak bisa dipisahkan, ibarat anak kembar. Tugas kita bukan hanya mengangkat mereka tapi mengawal pemerintahan mereka,” tandasnya.

(feb)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *