Program Rutilahu di Cibungbulang tak Tepat Sasaran?

by -

CIBUNGBULANG – Program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) di Kecamatan Cibungbulang diduga tidak tepat sasaran. Hal itu, terlihat masih adanya rumah warga yang kondisinya memprihatinkan. Seperti, yang dirasakan keluarga Babay (38) warga Kampung Poncol RT 03/01 Desa Ciaruten Ilir, Cibungbulang.
Babay beserta keluarga hanya tinggal digubuk derita seluas kurang dari 3×5 meter. Bahkan, rumah yang hanya beralaskan tanah itu cuma ditutupi bagian belakang dengan sehelai baleho (terpal, red), agar tidak terlihat masyarakat umum.
Seorang warga Cecep Suryana (49) menuturkan, Babay sudah tinggal selama delapan tahun bersama keempat anaknya digubuk yang sangat memperhatinkan. “Pa Babay hanya bekerja sebagai buruh serabutan untuk memcukupi kebutuhan keluarganya,” ujarnya kepada Metropolitan, kemarin.
Menurut Cecep, pemerintah setempat pernah melakukan peninjauan ke lokasi. Cuma mengambil foto kondisi rumah. “Tapi, cuma itu aja. Ga ada yang lain. Sampai sekarang ga ada informasi lanjutan,” terangnya.
Ketika hendak dikonfirmasi Kepala Desa (Kades) Ciaruten Ilir Eman serta Sekretaris Camat (Sekcam) Cibungbulang Arifin enggan memberikan berkomentar terkait adanya warga yang tingggal digubuk yang hanya tertutup terpal.

(mul/yos/b/sal).

TIDAK LAYAK : Inilah kondisi Rutilahu milik Babay warga Kampung Poncol RT3/1 Desa Ciaruten Ilir, Cibungbulang Kabupaten Bogor yang tidak layak ditempati. Tapi, pemerintah setempat tutup mata dengan kondisi tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *