RESMI! DUET ADE YASIN-IWAN GERINDRA DI PILBUP BOGOR

by -

Tiket maju di pemilihan bupati (Pilbup) Bogor 2018 sudah dalam genggaman Ade Yasin. Calon Bupati Bogor dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu akhirnya resmi berpasangan dengan Ketua DPC Gerindra, Iwan Setiawan. Keduanya telah mendapat restu dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) masing-masing untuk berduet di bursa pencalonan.

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sepakat menjadikan Iwan Gerindra sebagai pendamping Ade Yasin di Pilbup Bogor 2018. Dalam Musyawarah Kerja Cabang I (Mukercab) DPC PPP Kabupaten Bogor yang dilakukan di DPC PPP Kabupaten Bogor Kamis (04/01), Ade Yasin menerima Surat Keputusan (SK) penetapan yang dikeluarkan Partai Gerindra berpasangan Ade Yasin-Iwan Setiawan.

SK tersebut diserahkan ke Partai Gerindra saat penutupan Mukercab DPC PPP Kabupaten Bogor yang dipimpin Ketua DPC PPP Kabupaten Bogor, Elly Halimah Yasin.
“Iwan Setiawan (bakal calon wakil bupati, red) dan partai pendukung hadir. Jadi komposisinya PPP, Gerindra dan PKB,” ujar Wakil Direktur Tim Pemenangan Ade Yasin, David Rizar Nugroho

Menurut David, SK penetapan pasangan Ade Yasin-Iwan Setiawan tersebut telah dikeluarkan DPP Gerindra tertanggal 13 Desember 2017.

SK tersebut ditandatangani Prabowo (Ketum Gerindra) dan Sekjennya (Ahmad Muzani, red,” paparnya.

Keputusan deklarasi itupun, disambut baik dan didukung para pendukung kedua parpol tersebut, yaitu PPP dan Partai Gerindra Kabupaten Bogor. Bahkan, peserta Rapimcab PPP yang hadir sebagai saksi atas deklarasi koalisi PPP-Gerindra-PKB dengan lantang menyetujui keputusan yang telah diambil.

Baca Juga  Tiket Kereta Tambahan H-7 Lebaran Masih Ada

“Setuju, Allahu Akbar,” jawab peserta Rapimcab PPP serentak.

Selanjutnya, hasil Mukercab DPC PPP Kabupaten Bogor beserta SK yang telah dikeluarkan DPP Gerindra tersebut akan dibawa ke DPW untuk diteruskan ke DPP untuk disahkan. Selanjutnya, baru pasangan ini akan mendaftarkan dirinya ke KPU sebagai peserta Pilkada serentak 2018.

Ketua DPC PPP Kabupaten Bogor, Elly Halimah Yasin meminta seluruh kader PPP mulai dari ranting, pengurus anak cabang (PAC) dan dewan pimpinan cabang (DPC), agar dapat memenangkan Ade Yasin menjadi Bupati Bogor 2018-2023 pada pesta rakyat dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bogor.


“Saya minta melakukan sosialisasi dan harus dekat dengan warganya untuk mengajak serta memenangkan Ade Yasin menjadi Bupati Bogor 2018,” tegas Elly.

Ia juga merasa lega dan bahagia karena disaat pihaknya (PPP) sedang melaksanakan Mukercab secara tiba-tibamendapat kabar kalau Iwan Setiawan sudah mendapatkan SK dari DPP Pusat Gerindra untuk mendampingi Ade Yasin sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati.

Ini merupalan penantian panjang setelah kami bersilaturahmi dengan beberapa parpol, dan ternyata Gerindra yang menjadi jodohnya,” ujarnya.

Seperti diketahui, sosok Ade Yasin dan Iwan Setiawan sudah tidak asing di Bumi Tegar Beriman. Keduanya sama-sama menjabat sebagai pimpinan DPRD Kabupaten Bogor sekaligus pimpinan parpol.

Baca Juga  Gala Membaik, Keluarga Ingin Joddy Dihukum

Dengan resminya duet Ade Yasin-Iwan Gerindra di Pilbup Bogor, pasangan bakal calon ini mengantongi 16 kursi yang terdiri dari koalisi PPP (7 kursi), PKB (3 kursi), dan Gerindra (6). Jumlah ini belum ditambah dengan Demokrat dan PKS yang digadang-gadang bakal ikut merapat.

Calon Bupati Bogor periode 2018-2023 Ade Munawaroh Yasin mengharapkan, dengan deklarasi ini ke depan parpol lain bisa ikt bergabung dengan gerbongnya membangun Kabupaten Bogor kearah yang lebih baik lagi.

Semoga, parpol lain tertarik masuk ke kami, dan kami berharap dengan bergabungnya Gerindra, parpol PKS danDemokrat juga bisa ikut serta berkoalisi. Intinya, kami akan upayakan agar tetap bersinergi agar tujuan membangun Kabupaten Bogor tercapai dengan maksimal, dan kami akan upayakan komunikasi yang baik, agar tetap lancar dan mereka bisa masuk dan bergabung bersama kami,” ujarnya.

Hal ini juga diamini calon Wakil Bupati Kabupaten Bogor Iwan Setiawan. Ia berharap masuknya parpol lain untuk berkoalisi bisa semakin besar. Karena, menurut Iwan untuk membangun Kabupaten Bogor bukan memenangkan figur, tapi kesepahaman yang sama dengan tujuan yang akan dituangkan. “Kedepan, kami akan memformulasikan tim pemengan kombinasi seluruh unsur parpol, kampanye resmi dari hasil musyawarah koalisi.

Baca Juga  Pantau Kegiatan Hari Pertama Uji Coba PTM di Bogor, Ini yang Dilakukan Bima Arya

Menurut Pengamat Kebijakan Publik, Sosial dan Politik dari Universitas STKIP Muhamadiyah, Yus Fitriadi, suara sah saat pemilu 2014 bisa saja dijadikan rujukan namun hal itu tidak terlalu signifikan. Karena, Pilbup berbeda dengan Pileg.

Bisa jadi rujukan, tapi harus dilihat lagi bagaimana peran partai selama empat tahun berjalan ini. Apakah bisa mempertahankan kosntituen atau tidak. Lagipula pilbup ini kan lebih ke sosok atau figur pemimpinnya,”kata Yus.

Menurutnya duet Ade Yasin-Iwan Gerindra memiliki poin plus dari segi kecakapan keduanya sebagai pimpinan DPRD. Ini ditambah dengan trah Yasin yang dinilainya sangat mengakar di Kabupaten Bogor.

Jadi walapun PPP bukan partai yang besar, tapi trah Yasin itu yang masih kuat. Ditambah Gerindra juga jadi partai berkembang yang terbukti di beberapa pilkada keluar sebagai pemenang. Ini menunjukan tren positif,” ujar Yus.

Meski begitu, ia juga mengingatkan agar ketiga parpol yang bulat mendukung pasangan Ade Yasin-Iwan Setiawan agar membuat kontrak politik tertulis sampai masa jabatan keduanya habis agar masing-masing tidak mengeluarkan statemen untuk pencalonan kedua.

Jangan sampai kesmeraan itu cuma bertahan dua tahun dan justru berpotensi membuat matahari kembar di pendopo seperti di zaman RY-Karfat,”pesan dia.

(yos/c/ded/feb)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *