Usai Ditahan, Anak dan Ibu Tinggal Terpisah

by -

METROPOLITAN –Pasca penggerebekan rumah ibu terduga penyiksa anak kandung di perumahan elit di Sukaraja, polisi masih mendalami kasus tersebut. Untuk sementara, polisi memulangkan HI (36) orang tua dari IQ (13), bocah SMP yang diduga jadi korban kekerasan.

Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Bimantoro Kurniawan mengatakan, Polres Bogor sudah meminta keterangan saksi, meliputi tetangga dan keterangan satpam. Namun, mereka mengaku belum pernah melihat secara langsung unsur penganiayaan yang dilakukan HI terhadap IQ.

“Keduanya mengaku hanya mendengar teriakan saja, kami juga sudah sarankan apabila ada luka fisik untuk dibawa kerumah sakit untul dilakukan visum,” kata.

Bimantoro menambahkan, anggota sudah melakukan klarifikasi terhadap ibu dari anak yang diduga teraniaya sementara ini masih dalam proses pemeriksaan. Untuk pemeriksan terhadap anak, pihak kepolisian menyerahkan sepenuhnya pada P2TP2A dan KPAI.

Baca Juga  Senin - Kamis Maling Motor, Akhir Pekan Pulang Kampung

“Apabila ada dugaan tindak pidana tentunya kita akan koordinasi kepada pelapor dalam hal ini mungkin bisa kita minta bantuan dari P2TP2A atau KPAI. Sehingga bisa kita tindak lanjuti,”katanya.

Sementara itu di Makopolres, HI yang diduga melakukan tindak kekerasan terhadap putrinya membantah laporan yang dituduhkan kepadanya. Ia beralasan kalau selama ini dirinya hanya a melakukan pembinaan terhadap anaknya karena itu sudah menjadi tanggung jawab dia.

“Menurut pengakuan sang Ibu, kalau malam anak itu nangsi karna di marahi pulang ke rumah telat, bukan disiksa,” bebernya.

Terpisah, Komisioner KPAI Bidang Pendidikan Retno Listiarti mengaku, saat ini masih dalam pengananan KPAI. Untuk saat ini, anak dan Ibunya sementara tinggal di tempat terpisah.

Baca Juga  Polwan Berkebaya Layani Pemohon SIM

“Sementara ini anak dan ibu tinggal terpisah, untuk lebih jelasnya nantinya akan di liris Kasat Resrim,” singkatnya. (ads/b/feb)

Leave a Reply

Your email address will not be published.