BP3K Sosialisasikan Manfaat Kartu Tani ke Tujuh Poktan

by -

METROPOLITAN – Kepala Balai Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan (BP3K), Ridwan, kemarin menggelar sosialisasi kartu tani. Acara yang digelar di Kantor BP3K Jalan Sindangpalay Desa Kutajaya Kecamatan Cicurug dihadiri tujuh poktan dengan nara sumber Kepala BP3K, Kasi Pemberdayaan Masyarakat Halimi, Kasi Sarpras Purnama Giri dan Endang Babinsa Mekarsari mewakili Danramil

Sebanyak 45 petani yang tergabung di poktan Sari Mukti (1,2 dan 4) Desa Tenjolaya, Poktan Wargi Saluyu Desa Mekarsari, Poktan Purwatani Desa Tenjoayu, Poktan Harapan Kelurahan Cicurug dan Poktan Mitra Tani diundang BP3K untuk mengikuti sosialisasi cara pengisian aplikasi permohonan rekening (APL) guna dibuatkan kartu tani. Kartu tersebut berguna untuk pembelian pupuk bersubsidi sesuai luas areal sawah miliknya

Baca Juga  140 Petani Cicurug Dapat Kartu Tani

Kepala BP3K Ridwan didampingi Kasi PM Halimi dan Purnama Giri menuturkan, kegiatan tersebut merupakan program Kementrian Pertanian RI. Sebanyak seratus empat puluh petani se Kecamatan Cicurug yang telah terdaftar memiliki hak mendapatkan kartu tani. Selain sebagai data akurat jumlah petani, kartu tani ini juga memberikan kemudahan mendapatkan pupuk. “Dengan kartu tani petani diberi kuota pupuk bersubsidi sesuai luasan sawah yang akan ditanam,” kata Ridwan.

Kendala yang dihadapi, lanjut Rudwan, petani menolak memberikan foto kopi KTP dan KK akibat seringnya disalahgunakan. Padahal secara maraton BP3K terus melakukan sosialisasi ke poktan akan pentingnya kartu tani. “Kami khawatir nantinya petani yang belum memiliki kartu tani akan merangsek ketika banyak kemudahan yang diterima petani,” pungkas Ridwan

Baca Juga  Akibat Alih Fungsi Lahan, Uang Rp4,3 T Raib

Dodi salah seorang petani dari Desa Tenjolaya merasa kesulitan mendapatkan identitas petani. Padahal kartu tani ini untuk memberikan kemudahan kepada petani untuk mendapatkan kemudahan dari pemerintah. Salah satunya pembelian pupuk dengan harga subsidi yang disediakan pemerintah. Kendati begitu Dodi terus berupaya mensosialisasikan ke kelompoknya agar dikemudian hari tidak timbul masalah.

(hd/ad/ram)

Leave a Reply

Your email address will not be published.