iwan sisir pelaku usaha rumahan di bogor

by -

METROPOLITAN – Bakal calon (balon) wakil bupati Bogor, Iwan Setiawan, terus menyisir pelaku usaha rumahan di Kabupaten Bogor. Kemarin, usai menjalankan program Jumat Keliling (Jumling) di Masjid Nurul Huda, Desa Pamijahan, Kecamatan Pamijahan, lelaki yang berpasangan dengan Ade Yasin ini kembali mengunjungi pelaku usaha rumahan. Iwan mendatangi pembuat kripik dan pengrajin sapu di wilayah tersebut.

Setiap menjalankan program Jumling, lelaki yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor itu memang selalu menyempatkan mengunjungi industri rumahan di wilayah yang dikunjungi. Sebelumnya, Iwan juga mengunjungi pembuat risol, tahu, pengrajin sepatu dan lainnya. “Kalau saya melihat dulu secara keseluruhan, menyisir setiap wilayah karena punya potensi yang berbeda-beda. Ibaratnya kalau mau memberi obat, dokter harus mendiagnosa dulu apa penyakitnya. Jangan ngasih obat tapi tidak tahu penyakitnya. Nah jangan juga bikin kebijakan atau ngasih bantuan tapi tidak tahu permasalahnnya,” kata Iwan usai Jumling.

Setelah tahu masalahnya, bantuan bisa disalurkan tepat guna. Sejauh ini, Iwan melihat masalah modal menjadi yang paling dominan diungkapkan para pelaku industri rumahan. Meski demikian, Iwan mengaku masalah modal hanya soal lain. Pemasaran dan branding produk menjadi hal lain yang tidak bisa lepas untuk mendongkrak industri rumahan tetap berkembang. “Pemerintah harus hadir. Saya ingin setiap wilayah punya potensi menonjol dan menjadi sentra-sentra khusus. Seperti kemarin di Ciampea banyak pengrajin risol dan banyak orang yang menyebutnya kampung risol. Branding seperti ini yang harus didorong sehingga punya ciri khas,” paparnya.

Menurut Iwan, jika industri rumahan di setiap wilayah berkembang akan mendorong geliat ekonomi di setiap wilayah. Kondisi ini sangat baik karena masyarakat memiliki kemandirian ekonomi dan memiliki keahlian. Iwan juga mengaku pengembangan usaha rumahan atau UMKM akan menjadi salah satu prioritas jika dirinya terpilih nanti. “Setiap wilayah memang punya potensi berneda-beda dan itu yang harus dikembangkan menjadi sentra-sentra usaha berbasis masyarakat. Ini juga akan bagus untuk perkembangan ekonomi di setiap wilayah,” tandas Iwan.

(fin/b/ram)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *