JALUR PUNCAK HANYA DIBUKA UNTUK MOTOR

by -

METROPOLITAN-  Pasca longsor, Jalur Puncak Kabupaten Bogor akhirnya bisa kembali dilalui. Namun, pembukaan jalur ini hanya diperuntukkan bagi kendaraan roda dua.

Kasatlantas Polres Bogor AKP Hasby Hasby Ristama mengatakan, pengendara motor bisa melewati jalur tersebut. Namun hanya sampai Gunung mas. Selebihnya tengah ada perbaikan jalan pascalongsor beberapa hari lalu.

Kasat Lantas Polres Bogor AKP Hasby Ristama menyampaikan, batas untuk naik dari arah Bogor hanya sampai Gunung Mas. “Kalau motor masih bisa lewat,” kata Hasby.

Sementara, untuk kendaraan roda empat dna lebih harus melewati jalur alternatif. “Karena sedang ada pengerukan dan perbaikan,”ujar Hasby.

Pihak kepolisian tetap akan berjaga maksimal di jalur Puncak. Bagi masyarakat yang akan berlibur diimbau berhati-hati.

Baca Juga  Humor Tinggi dan Marahnya Seorang Presiden Santun

Bagaimana dengan kebijakan satu arah di Puncak? “Situasional saja,”jawabnya

Untuk diketahui, kawasan Puncak pada Senin (5/2) dilanda longsor di beberapa titik. Hujan deras juga terjadi di kawasan itu. Salah satu titik longsor terparah di Riung Gunung. Kementerian PU PR kini tengah melakukan perbaikan jalan sehingga menutup jalan dari Gunung Mas hingga Ciloto dan sebaliknya selama 10 hari. Hanya motor saja yang diizinkan lewat.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat Dedi Taufik mengatakan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 6 Tahun 2018 tentang Penutupan jalur Puncak dari Gunung Mas, Bogor sampai Ciloto, batas Kabupaten Cianjur, telah terbit. Artinya, jalan yang tertutup karena longsor pada Senin, 5 Februari 2018, tidak bisa dilalui kendaraan roda empat, termasuk pada akhir pekan ini.

Baca Juga  Musim Hujan Ronda Tetap Jalan

“Penutupan berlaku terhitung kemarin setelah kejadian longsor,” kata Dedi.

Selama penutupan itu, Dedi mengimbau masyarakat menghindari kunjungan ke wilayah Puncak, terutama saat libur akhir pekan ini. “Diimbau agar tidak bepergian (ke Puncak) karena masih proses pembersihan longsor,” ujarnya.

Kendati jalur Puncak tertutup untuk kendaraan roda empat, Dedi mengatakan kawasan Puncak masih bisa dikunjungi, tapi harus memutar. “Intinya agar mengikuti jalur yang sudah ditentukan. Kalau mau tetap via Puncak, dari Jonggol bisa masuk ke Puncak, masih bisa lewat Mariwati, jalannya bagus walaupun agak muter,” ucapnya.

Dedi mewanti-wanti, bagi yang hendak bepergian via jalur puncak dengan mengikuti jalur yang sudah ditentukan agar berhati-hati. “Yang penting, hati-hati lewat Jonggol karena geometrik jalannya,” tuturnya.

Baca Juga  Kamis Inspirasi Bersama Rektor Unpak, Paparkan Peran Strategis Perguruan Tinggi dalam Pembangunan Daerah

(km/tem/feb)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *