Hak Jawab dan Koreksi Tidak Ada Pungli di SDN 5 Gunungputri

by -

METROPOLITAN- Komite Sekolah SD Negeri 5 Gunungputri, Kabupaten Bogor membuat pernyataan resmi soal adanya dugaan pungutan liar (pungli) yang sempat ramai dan pernah diberitakan Harian Metropolitan pada 8 Februari dengan sub judul “Gara-gara Dipaksa Bayar Iuran Komite Sekolah- Puluhan Orang Tua Ngamuk di SDN 5 Gnungputri”.

Sie Hukum Komite Sekolah SDN 5 Gunungputri, Ni Ketut Wiandnyani mengatakan kalau tuduhan sejumlah orang tua murid soal pungli adalah tidak benar. Karena, penggalangan dana yang dilakukan telah mengacu pada pasal 10 ayat (1), (2), dan (5) huruf a dan b Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016 tentang Komite Sekolah.

Komite sekolah melakukan penggalangan dana untuk menutupi kekurangan biaya satuan pendidikan dan pembiayaan program/kegiatan terkait peningkatan mutu sekolah yang tidak dianggarkan,”demikian pernyataan tertulis yang disampaikan kepada Harian Metropolitan.

Baca Juga  Ironi, Negara Kaya tapi Rakyatnya Miskin

Pihak komite sekolah juga menjelaskan bahwa iuran kegiatan ekstrakulikuler di SD Negeri 5 Gunungputri ditetapkan sesuai dengan persetujuan orang tua/wali, berdasarkan prinsip sukarela dan tidak memakas, serta mengikat.

Iuran ini hanya diminta kepada orang tua yang anaknya mengikuti kegiatan ekstrakulikuler tertentu dan sumbangannya juga mengacu pada ketentuan sumbangan pendidikan Permendikbud Nomor 44 Tahun 2012,”paparnya.

Lebih lanjut, melalui “Hak Jawab dan Koreksi Berita” tertanggal 12 Februari 2018 juga disampaikan kalau hasil penggalangan dan penggunaan dana oleh Komite sekolah selalu diumumkan secara transparan.

Jadi tidak benar terdapat tuduhan main mata antara sekolah dan komite sekolah sebagaimana tudingan yang diberitakan,”tegasnya.

Sebelumnya pada pemberitaan berjudul “Gara-gara Dipaksa Bayar Iuran Komite Sekolah- Puluhan Orang Tua Ngamuk di SDN 5 Gnungputri” di halaman 1, pada 8 Februari alinea pertama tertulis kata ratusan wali murid melakukan aksi demo (yang benar puluhan).

Baca Juga   Dinas Pertanian Gelar Pasar Ternak

Mereka menuntut pihak sekolah soal adanya pungutan untuk kegiatan ekstrakulikuler.

(*/dik)

Leave a Reply

Your email address will not be published.