Pengentasan RTLH Lambat

by -

METROPOLITAN – Rumah tidak layak huni (Rutilahu) masih menjadi pekerjaan rumah bagi Pemerintah Kabupaten Bogor. Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor mengungkap, hingga akhir 2017 sebanyak 74 ribu unit Rutilahu telah selesai diperbaiki. Pada 2018 Pemkab. Bogor Menargetkan 8.000 unit Rutilahu yang akan diperbaiki.

“Kurang lebih sekitar 8.000 yang tersisa tahun ini. Tapi, realisasi nanti dilihat pada akhir tahun. Bisa saja melebihi target karena ada bantuan di luar APBD kita,”ujar Kepala DPKPP Lita Ismu.

Ia mengungkapkan, sejak 2013 hingga 2017 Pemkab Bogor sudah menuntaskan 74 ribu unit unit Rutilahu. Rata-rata anggaran per unitnya mencapai Rp. 10 juta. Sedangakan tahun ini akan dilakukan perbaikan secara bertahap di 33 kecamatan, dan ada tambahan 220 unit untuk dimasukan dalam angggaran perubahan dengan total rumah 8.000 unit.

Meakuinya, pengentasan Rutilahu di Bumi Tegar Beriman sedikit lamban, salah satunya disebab keterbatasan anggaran pemerintah. Maka, pemerintah memprioritaska rumah-rumah yang kondisinya rusak parah.

“Anggaran yang ada, tidak akan cukup. Maka perlu juga sumber pendanaan lain. Salah satunya lewat CSR dan bantuan keuangan provinsi. Di sampin itu juga ada dari APBDes,” bebernya.

Masih adanya rumah yang reod di Kabupaten Bogor, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Deni Ardiana mengaku, DPMD Kabupaten Bogor selalu meminta pihak desa agar membuat dan menyerahkan Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Desa, APBDes dan RKPDes. Dari rancangan tersebut nantinya bakal diketahui di desa tersebut berapa jumlah rumah yang harus diperbaiki.

“Laporan akhir tahun menjadi penting sebagai bentuk pertangungjawaban penggunaan anggaran,” ujar Deni.

Sebelumnya, Bupati Bogor Nurhayanti mengungkapkan jika realisasi pengentasan RTLH di akhir tahun 2017 ada 75.504 unit atau surplus 0,84%. Ia mengklaim jika pengentasan RTLH, yang merupakan salah satu penciri Kabupaten Termaju, sehingga di akhir tahun 2018 Rutilahu telah tuntas.

“Hingga akir masa kepemimpinan pada 2019 masalah Rutilahu di Kabupaten Bogor selesai,” janjinya.

(ads/dik/c)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *