SEPULUH HARI SUDAH 567 KASUS PELANGGARAN

by -

Masa kampanye di bursa Pilwalkot Bogor 2018 masih diwarnai dengan sejumlah pelanggaran. Pemasangan alat peraga kampanye (APK) jadi temuan kasus paling banyak di bursa lima tahunan Kota Bogor ini. Sebanyak 567 kasus jadi temuan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Bogor sejak 19 Februari hingga 28 Februari lalu.

Komisoner Panwaslu Kota Bogor, Ahmad Fathoni mengatakan, ada beberapa jenis pelanggaran yang dilakukan masing-masing pasangan calon (paslon) dalam pemasangan APK ini. Diantaranya, pemasangan baliho, billboard, banner dan spanduk yang tidak sesuai dengan ketentuan PKPU Nomor 4 Tahun 2017 tentang Kampanye. “Jadi ini data awal kita. Data hasil pengawasan selama sepuluh hari. Rata-rata semua melakukan pelanggaran. Belum termasuk APK dari bakal calon legislatif (bacaleg),” kata Fathoni.

Baca Juga  Layaknya Keajaiban Saat Pandemi, Khatulistiwa Band Rilis Album 'Miracle'

Menurutnya, APK tersebut harus dicabut tim kampanye masing-masing paslon. Karena, kalau belum dicabut maka Panwaslu beserta KPU akan berkoordinasi dengan Satpol PP Kota Bogor untuk menurunkan secara paksa APK tersebut. “1 x 24 jam tim pemenangan harus mencabut sendiri. Kita sudah layangkan surat ke masing-masing paslon,” ucapnya.

Fathoni menambahkan, sudah ada aturan yang dibuat dalam pemasangan APK ini. Sehingga, masing-masing tim kampanye paslon harus mematuhi aturan tersebut. Walaupun pemasangan APK ini ditotal 150 persen dari yang sudah disediakan KPU (100 persen), tetap paslon melalui tim kampanyenya wajib melaporkan jika ingin menambah jumlah APK yang hendak dipasang. “Jadi harus dilaporkan kalau memang ada penambahan jumlah. Terutama yang harus diperhatikan itu adalah desain dan ukuran harus sesuai yang diserahkan ke KPU, pemasangan harus ditentukan dilokasi yang sudah ditetapkan dan jumlahnya,” ungkapnya.

Baca Juga  Seperangkat Dibanderol Rp8 Jutaan

Sementara itu, sejak kemarin KPU Kota Bogor sudah mulai memasang APK bagi masing-masing paslon di dua titik kelurahan yang ada di Kota Bogor. APK yang dipasang ini berjenis spanduk yang berdiri secara vertikal dan horizontal. Pemasangan spanduk pun dilakukan berdampingan antara paslon satu dengan yang lainnya.

(rez/c/els)

Leave a Reply

Your email address will not be published.