Tahun Ini 700 ASN Pemkab Bogor Pensiun

by -

METROPOLITAN – Dipastikan pada tahun 2018 ini terdapat 700 Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Eselon I, Eselon II dan Eselon III akan mengakhiri masa kerjanya. Dari jumlah tersebut enam diantaranya merupakan pejabat Eleslo II. Untuk mengisi kekosongan jabatan di tingkat Eselon II, Pemerintah Kabupaten Bogor akan menunjuk seorang Pelaksana Tugas (Plt) sambil menunggu dilaksanakannya open bidding. Untuk pelaksaan open bidding, Bupati Bogor telah melayangkan surat persetujuan lelang jabatan tersebut ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Salah satu posisi yang kosong saat ini adalah Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), yang ditinggal Emmy Pernawati per tanggal 1 Maret 2018. Karena itu supaya tidak menghambat pelayanan pada masyarakat Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Bogor sudah mengajukan Pelaksana Tugas (Plt) ke Bupati Bogor Nuryanti, namun surat tersebut belum di tanda tanggani Bupati.

Menangapi hal tersebut, Bupati Nurhayanti mengaku, Plt yang akan mengisi jabatan Kadis DP3AP2KB sedang di bahas Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat). Karna tidak hanya Kadis DP3AP2KB yang mengalami keksongan, pada bulan April nanti, posisi Asisten Administrasi Pemkab Bogor juga akan ditinggal Atty Guniarwaty karena pensiun. “Pergantian Kadis tentunya harus izin Mendagri, saya berharap bisa secepatnya kekosongan Jabatan tersebut terisi,” ujar Nurhayanti, kemarin.

Sementara itu, Kepala BKPP Kabupaten Bogor Dadang Irvan mengatakan, untuk mengisi kekosongan DP3AP2KB. BKPP sudah mengusulkan Kepala Bappeda Kabupaten Bogor, Syarifah Sofiah sebagai Plt, sebelum dilakukan open bidding. Pelaksaan open bidding, kata Dadang harus melalui persetujuan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Jabatan tersebut harus segera diisi secara definitif. Pimpinan SKPD merupakan pengguna anggaran sedangkan sebatas pelaksana tugas (Plt). Ia tidak diberi kewenangan untuk menggunakan anggaran. “Surat dari Kemendagri itu akan menjadi payung hukum bagi untuk menetapkan seorang ASN yang akan menjabat sebagai kepala dinas,” terang Dadang.

Terpisah, Kepala Bidang Kepangkatan dan Kesejahteraan Pegawai BKPP Kabupaten Bogor Doni Ramdani menjelaskan, Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Bogor yang akan pensiun di tahun 2018 ada sekitar 700 ASN dari mulai Eselon I, eselon II dan Eselon III . Bulan Maret ini, lajutnya. Tidak hanya Kadis DP3AP2KB Emmy Pernawati yang pensiun, tetapi Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Karier BKPP Kabupaten Bogor, Mukijo juga pensiun. Sebelum pensiun, BKPP memberikan pembekalan kewirausahaan dan motivasi . “Dari 700 ASN yang pensiun paling banyak dari di Dinas pendidikan dan Dinas Kesehatan,” kata Doni.

Ia menjelaskan pada Tahun 2018, terdapat tujuh orang ekselon IIB yang pensiun, yakni Kepala Dinas DP3AP2KB Emmy Pernawati, Dirut RSUD Cibinong Camalia Wilayat Sumaryana, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Roy E Khaerudin, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Eddy Wardhani, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Koesparmanto, Asisten Administrasi Pemkab Bogor Ati Guniarwaty, dan staf ahli Ridwan Syamsudin.

(ads/dik)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *