4 Bocah Tidur Berdesakan di Ruang Kecil Berdingding Bambus

by -

CIBUNGBULANG – Di ruang kecil yang berdingding bambu, beratap pelepah yang hanya terbuat dari daun kiray kering. Setiap sudut kamar kecil anyaman bambu yang sudah ditambal menggunakan terpal, hingga pintu depanya hanya ditutup menggunakan selimut. Rumah dengan ukuran 4X5 ini, nyaris seperti kandang ayam. Jalan setapak menulusuri petakan persawahan, di pelosok desa, ibu empat anak ini harus menguras air mata kesedihan. Sebab, selain empat anak tercintanya, ia harus mengurus mertua yang sakit selama dua tahun.

Rumah panggung yang di huni tujuh orang itu, sangat memperhatinkan. Selain kondisi rumah yang bocor di setiap ruangan kamar, keberadan rumah tersebut sepertinya tidak tersentuh dengan program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Dengan kondisi yang nyaris ambruk, keberadaan rumah tersebut menjadi sebagai surga kecil bagi warga yang hidup di garis kemiskinan, dia berharap ada perhatian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.

Diah (32) menjelaskan, dirinya hidup di gubug yang beratap daun kiray tersebut sudah sejak lama.

Namun hingga saat ini belum ada pihak desa maupun kecamatan yang melihat kondisi rumah tercintanya, meski dengan kondisi yang memperhatinkan. Ia berharap ada bantuan dari pemerintah.

“Saya tinggal bersama ke empat anak saya, anak yang pertama sudah sekolah 5 SD, dan yang ke dua udah kelas dua. Suami saya hanya kuli serabutan sehari-harinya,” ujar warga Kampung Poncol RT 03/01, Desa Ciaruteun Ilir Kecamatan Cibungbulang ini.

Menurut Diah, selain ngurus anak-anak ia mengurus mertua yang sakit sejak dua tahun lamanya. Karena rumah yang sangat kecil anak yang lainya satu kamar berdesakan dengan mertua yang sedang mengidap penyakit.

“Anak saya yang udah sekolah di kamar yang satu, dan kamar yang satu lagi itu saya bersama mertua saya dan anak saya yang bungsu. Karna suami saya seminggu sekali pulangnya,” ujarnya.

Sementara itu Sekdes Ciaruten Ilir Yanto, saat di konfirmasi dengan adanya warga yang tinggal di gubug bambu, mengaku belum ada info. Dirinya hanya tahu dari Pekerja Sosiak Masarakat (PSM), Desa.

“Kalau ga salah itu sudah ada info ke saya dari PSM. Katanya, itu rumah kosong di isi sama orang yang bukan warga Desa Ciaruteun Ilir. Jadi saya nanti akan cek lewat pak RT,” ujar.

(mul/b/sal)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *